UJI MORTALITAS LALAT RUMAH (Musca domestica) SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT DUKU (Lansium domesticum Corr.)

  • Darmadi Adi Akademi Analis Kesehatan Fajar Pekanbaru
  • Desi Anita

Abstract

Lalat rumah (Musca domestica) merupakan serangga yang membawa bibit penyakit yang bersumber dari sampah, limbah buangan rumah tangga dan sumber kotoran lainnya. Salah satu penyakit yang sering ditularkan oleh lalat rumah (Musca domestica) adalah diare. Upaya pengendalian dan pemberantasan lalat yaitu dengan penggunaan insektisida alami. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai insektisida alami adalah ekstrak kulit duku (Lansium domesticum Corr.). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mortalitas lalat rumah (Musca domestica) serta mengetahui senyawa yang terkandung dalam ekstrak kulit duku. Penelitian menggunakan metode eksperimental laboratory dengan design penelitian posttest  only control group design. Ekstrak kulit duku dibuat dengan beberapa konsentrasi yaitu 5%, 10% dan 15% kemudian disemprotkan pada lalat rumah dan diamati selama 1 jam. Berdasarkan hasil penelitian esktrak kulit duku mengandung senyawa flavonoid, saponin dan triterpenoid. Rerata kematian lalat rumah (Musca domestica) pada konsentrasi 5% mampu membunuh 5 ekor dalam waktu 27 menit, 10% mampu membunuh 5 ekor dalam waktu 18 menit, sedangkan 15% mampu membunuh 5 ekor lalat rumah dalam waktu 12 menit. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit duku (Lansium domesticum Corr.) berfungsi sebagai insektisida alami disebabkan adanya senyawa metabolit sekunder yang aktif dalam membunuh lalat rumah (Musca domestica).


 


Kata Kunci          : Insektisida, Musca domestica, Lansium domesticum   Corr.

Published
2018-06-12
How to Cite
ADI, Darmadi; ANITA, Desi. UJI MORTALITAS LALAT RUMAH (Musca domestica) SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT DUKU (Lansium domesticum Corr.). Klinikal Sains (Jurnal Analis Kesehatan), [S.l.], v. 6, n. 1, p. 18-23, june 2018. ISSN 2614-1515. Available at: <http://jurnal.univrab.ac.id/index.php/klinikal/article/view/525>. Date accessed: 15 nov. 2018.
Section
Articles