PERBEDAAN PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP EFEKTIVITAS LINGKUNGAN PEMBELAJARAN ONLINE DAN OFFLINE: KAJIAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ABDURRAB
DOI:
https://doi.org/10.36341/cmj.v5i3.2693Kata Kunci:
Pembelajaran offline, Pembelajaran online, Pendidikan kedokteran, Persepsi.Abstrak
Latar Belakang: Covid 19 membuat sistem pembelajaran yang semula dilaksanakan secara offline terpaksa dialihkan menjadi pembelajaran dengan metode online. Perubahan ini dapat mempengaruhi persepsi dari mahasiswa yang nantinya akan berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan harapan dapat menjadi bahan evaluasi dalam penerapan pembelajaran online di Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab. Tujuan: Mengetahui perbedaan persepsi mahasiswa terhadap efektivitas lingkungan pembelajaran online dan offline pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara stratified random sampling pada 147 mahasiswa tahap akademik Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner DREEM (Dundee Ready Educational Environment Measure) yang terdiri atas 50 pertanyaan yang di analisis menggunakan paired t-test. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan (p-value 0,031) antara persepsi lingkungan pembelajaran online dan offline di Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab. Kesimpulan: Persepsi mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab menunjukkan bahwa lingkungan pembelajaran offline lebih efektif daripada pembelajaran online dari segi proses pembelajaran dan dosen. Sedangkan, lingkungan pembelajaran online lebih efktif dibandingkan pembelajaran offline dari segi suasana pembelajaran, pencapaian akademik, dan lingkungan sosial.
Unduhan
Referensi
[2] A. Muliadi, B. Mirawati, and H. Jannah, “Efektivitas Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 : Persepsi Mahasiswa Pendidikan Biologi,†vol. 5, no. 2, pp. 626–633, 2021, [Online]. Available: http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JISIP/index.
[3] H. Algahtani, B. Shirah, A. Subahi, A. Aldarmahi, S. N. Ahmed, and M. A. Khan, “Perception of Students about E-learning : A Single-center Experience from Saudi Arabia,†vol. 2, pp. 65–71, 2020.
[4] L. Hakim, Anisah, and A. Kekalih, “hubungan antara persepsi mahasiswa fakultas kedokteran universitas pembangunan nasional ‘veteran’ Jakarta terhadap lingkungan pembelajaran dan prestasi akademik.†Perhimpunan Pengkaji Ilmu Pendidikan kedokteran Indonesia (PERPIPKI), 2016.
[5] B. Prasetyo and L. M. Jannah, Metodologi Penelitian Kuanttatif. Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2009.
[6] N. N. A. Shafira, A. Jusuf, and S. Budiningsih, “Strategi Pembelajaran Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Jambi,†J. Pendidik. Kedokt. Indones., vol. 3, no. 1, pp. 28–37, 2014.
[7] R. R. Akbar, “Hubungan Persepsi Mahasiswa terhadap Lingkungan Pembelajaran dan Hubungan Persepsi Mahasiswa terhadap Lingkungan Pembelajaran dan Tingkat Stres,†J. Kedokt. Baiturrahmah, no. Januari-Juni 2018, pp. 47–53, 2019.
[8] W. Anwar and J. H. J. Wahid, “Learners ’ Perception On Online Learning Implementation During Covid-19 Pandemic,†vol. 9, no. 2, pp. 126–138, 2021.
[9] R. Lisiswanti, “Peranan Dosen Pendidikan Kedokteran : dari perspektif ilmu pendidikan kedokteran,†J. Kedokt. Unila, vol. 3, no. 1, pp. 186–190, 2019.
[10] M. Valizadeh, “Cheating In Online Learning Programs : Learners ’ Perceptions And Solutions,†Turkish Online J. Distance Educ., no. January, 2022, doi: 10.17718/tojde.1050394.
[11] W. Kusumawati, T. S. Prihatiningsih, G. R. Rahayu, and S. Sastrowijoto, “Medical Students ’ Reflection On Cheating , Altruism And Plagiarism : A Qualitative Study,†vol. 7, no. 1, pp. 1–13, 2018.
[12] A. Soekanto, E. Devi, and D. Rianti, “Analisis Tingkat Kelelahan Mahasiswa dalam Pembelajaran Daring di Era Pandemik Covid-19 Tahun Ajaran 2020 / 2021 Analysis of Student Fatigue Levels in Online Learning during the Covid-19 Pandemic for the 2020 / 2021 Academic Year,†vol. 2071, no. September, pp. 154–165, 2021.
[13] L. N. Wahyuni, “Hubungan Antara Dukungan Sosial Teman Dengan Problem Focused Coping Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang Skripsi,†2018.
[14] R. R. Callister and M. S. Love, “A Comparison of Learning Outcomes in Skills-Based Courses: Online Versus Face-To-Face Formats,†J. Innov. Educ., vol. 14, no. 2, pp. 243–256, 2016, doi: 10.1111/dsji.12093.
[15] Nurlatifah, E. Ahman, and A. Machmud, “Efektivitas pembelajaran online dan tatap muka,†Pedago. J. Ilm. Pendidik., vol. 5, pp. 15–17, 2021, [Online]. Available: Efektivitas; Pembelajaran Online; Pembelajaran Tatap Muka.
[16] S. Ningsih, “Persepsi Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid-19,†JINOTEP (Jurnal Inov. dan Teknol. Pembelajaran) Kaji. dan Ris. Dalam Teknol. Pembelajaran, vol. 7, no. 2, pp. 124–132, 2020, doi: 10.17977/um031v7i22020p124.
[17] S. Kumari, H. Gautam, N. Nityadarshini, and B. K. Das, “Online classes versus traditional?Comparison during COVID‑19,†J. Educ. Health Promot., pp. 1–4, 2021, doi: 10.4103/jehp.jehp.
[18] T. Nguyen, “The Effectiveness of Online Learning: Beyond No Significant Difference and Future Horizons,†MERLOT J. Online Learn. Teach., vol. 11, no. 2, pp. 309–319, 2015.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the Collaborative Medical Journal (CMJ)
2. Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that Collaborative Medical Journal (CMJ) is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and publish articles.
3. Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.