HUBUNGAN POSTUR JANGGAL DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA BAGIAN PERKEBUNAN DI PABRIK KELAPA SAWIT PT MITRA BUMI KABUPATEN KAMPAR
Kata Kunci:
Nyeri punggung bawah, pekerja perkebunan sawit, postur janggalAbstrak
Low Back Pain merupakan nyeri yang terjadi pada punggung bawah, berupa nyeri lokal maupun radikuler atau bahkan keduanya. Posisi tubuh yang tidak sesuai secara signifikan dari posisi normal saat melakukan pekerjaan disebut postur janggal. Postur janggal adalah salah satu faktor penyebab low back pain. Tujuan: untuk mengetahui hubungan postur janggal dengan kejadian low back pain pada bagian perkebunan di pabrik kelapa sawit PT. Mitra Bumi Kabupaten Kampar. Penelitian observasional analitik pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan uji statistik menggunakan chi square. Terdapat hubungan antara postur janggal dengan low back pain pada pekerja bagian perkebunan di PKS PT. Mitra Bumi Kabupaten Kampar dengan nilai p-value = 0.000 (p-value < 0.05), yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Postur janggal berhubungan dengan kejadian low back pain pada pekerja bagian perkebunan PKS PT. Mitra Bumi Kabupaten Kampar.
Unduhan
Referensi
[2] PERDOSSI. 2016. Panduan Praktik Klinis Neurologi. Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia. p.150
[3] Kashif M et al. 2017. Association Between Low Back Pain and Prolonged Standing in University Teachers; 2(1).
[4] Arwinno, L.D. 2018. Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Penjahit Garmen. Higea Journal of Public Health Research and Development; 2(3), p 406-416.
[5] Sujono, Raharjo, W. and Fitriangga, A. 2018.Hubungan antara Posisi Kerja terhadap Low Back Pain pada Pekerja Karet Bagian Produksi di PT. X Pontianak. Jurnal Cerebellum, 4(2), pp. 1037–1051.
[6] Mentaya, A., Sunarto, M. J. D., dan Wulandari,S.H.E. 2015. Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Penerimaan. Jsika; 4(2), p 1-10.
[7] Kemenkes RI. 2018. Metodologi Peneitian Kesehatan
[8] Pheasant, S. 2-13.Ergonomics Work ad Health. London: Macmillan Academic Profesional Ltd.
[9] Ariyani, E. 2017. Hubungan Penanganan Beban Manual dengan Nyeti Pungggung Bawah pada Karyawan PT. Perdagangan dan Peindustrian. Jurnal Ergonomi dan K3; 2(2), p 12-19.
[10] Ezrin Hani, S. et al. 2016. Back Pain and the Observed Factors among Oil Palm Workers. International Journal of Engineering Technology And Sciences (IJETS), 5(1), p 70–78.
[11] Kurninanto, R.Y dan Mulyono. 2014. Gambaran Postur Kerja dan Resiko Terjadinya Muskulosketal pada Pekerja Bagian welding di Area Workshop Surbaya. The Indonesia Journal of Occupational Safety Health and Environment; 1 p 61-72.
[12] Roma, Bayhakki dan Woferst, R. 2019. Hubungan Pengetahuan tentang Body Mechanic terhadap tingkat Low Back Pain pada Petani Kelapa Sawit. Journal of Medicine; Vol 6, No. 1.
[13] Bukhori, E. 2010. Hubungan Faktor RisikoPekerjaan dengan Terjadinya Keluhan Muskuloskletal Disorders (MSDs) Pada Tukang Angkut Beban Penambang Emas di Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Tahun 2010.
[14] Andini, F. 2015. Risk Factors of Low Back Pain in. Workers J Majority; 4(1), pp. 12–19.
[15] Jalajuwita R. N., and Paskarini,I. 2015. Hubungan Posisi Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Unit Pengelasan PT. X Bekasi. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health; 4(1) p.33
[16] Hadyan M.F. dan Saftarina, F. 2017. Huungan Usia, Lama Kerja, Masa Kerja, dan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadao Kejadian Low Back Pain (LBP) pada Petani di Desa Munca Kanupaten Pesawaran. Medula; 7(4) p. 144.
[17] Sari, M.I. 2020. Hubungan Postur Kerja dan Faktor Individu dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Pekerja Nelayan di Desa Nenassiam Kecamatan Medang Deras.
[18] Artadana, M. A. W., Sali, I. W., dan Sujaya,N. 2019. Hubungan Sikap Pekerja dan Lama Kerja terhadap Keluhan Low Back Pain pada Pekerja di Industri Batu Bata Press. Jurnal Kesehatan Lingkungan; 9(2), p. 126-135.
[19] Suryadi, I dan Rachmawati, S. 2020. Work Posture Relations with Low Back Pain Complaint on APrtners Part of PT. “X†Manufacture of Tobacco Products: Journal of Vocational Health Studies; 3(3) p.126.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the Collaborative Medical Journal (CMJ)
2. Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that Collaborative Medical Journal (CMJ) is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and publish articles.
3. Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.