HUBUNGAN DERAJAT MEROKOK DAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT X

Penulis

  • Ratih Ayuningtiyas Universitas Abdurrab
  • Ismiyatun Ningsih Universitas Abdurrab

DOI:

https://doi.org/10.36341/cmj.v5i1.2894

Kata Kunci:

derajat merokok, stroke, tekanan darah

Abstrak

Stroke merupakan penyakit terbanyak ketiga setelah penyakit jantung dan kanker. Stroke juga merupakan penyakit penyebab disabilitas di dunia. Stroke merupakan penyakit serebrovaskular yang menyebabkan gangguan fungsi otak. Ada beberapa faktor resiko seperti hipertensi, merokok, diabetes mellitus, obesitas, dan penyakit jantung. Merokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di otak yang akan memperlambat aliran darah ke jaringan otak. Tekanan darah tinggi dapat memicu munculnya plak yang dapat mempersempit lumen pembuluh darah dan menyumbat pembuluh darah. Disamping itu, hipertensi sebagai salah satu faktor resiko juga mengalami peningkatan jumlah penderita dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakuka penelitian penentuan hubungan antara derajat merokok dan tekanan darah pada pasien stroke di Rumah Sakit (RS) X. Penelitian dilakukan secara observasi dengan cross-sectional design. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling dan Spearman Correlation Test digunakan untuk analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa p-value korelas uji Spearman adalah p = 0,003 (p<0,005) yang berarti adanya hubungan signifikan antara derajat merokok dan tekanan darah pada pasien stroke di RS X

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] Dinata, C.A., Safrita Y., dan Sastri S. 2013. Gambaran Faktor Risiko dan Tipe Stroke pada Pasien Rawat Inap di Bagian Penyakit Dalam RSUD Kabupaten Solok Selatan Periode 1 Januari 2010 – 31 Juni 2012. Jurnal Kesehatan Fakultas Kedokteran Andalas Vol. 2(2): 57-61.
[2] Profil Kesehatan Kota Pekanbaru. 2014. Angka Kesakitan Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.
[3] Price, S.A dan Wilson, L. 2006. Hipertensi. Patofisologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Edisi ke-4. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
[4] Ganong W. F. 2013. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 22. Brahm U (Ahli Bahasa). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
[5] Hossmann, K.A dan Heiss, W.D. 2010. Etiology, Pathophysiology and Imaging dalam: Textbook of Stroke Medicine. New York: Cambridge University Press.
[6] Yana, N.D. 2016. Hubungan Lamanya Riwayat Hipertensi dengan Tipe Stroke. Skripsi. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Abdurrab.
[7] Ghani, L., Mihardja, L.K., dan Delima. 2016. Faktor Risiko Dominan Penderita Stroke di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan Vol. 44(1): 49-58.
[8] Tumeleng, P., Runtuwene, T., dan Kembuan, M. 2015. Sebaran Kebiasaan Merokok Pada Pasien Stroke Iskemia yang Rawat Inap di Bagian Neurologi RSU Prof. DR. R. D. Kandaou Manado. Jurnal e-Clinic (eCl) Vol. 3(1): 262-6.
[9] Ueshima, H., Choudhury, S. R., Okayama, A., Hayakawa T., Kita Y., Kadowaki T., Okamura T. 2004. Cigarette Smoking a Risk Factor for Stroke Death in Japan NIPPON Data80. Journal Of American Heart Association, Vol 35: 1836-41. Available from: http://stroke.ahajournals.org/content/35/8/1836 [Accessed by: october, 2017].
[10] Mohani, C.I. 2014. Hipertensi Primer. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi VI. Jakarta: InternaPublishing.
[11] Statistik RSUD. 2017. Data Informasi Kunjungan Pasien Setahun yang Disajikan Dalam Bentuk Grafik. Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang.
[12] Sofyan, A.M., Sihombing, I.Y., Hamra, Y. 2015. Hubungan Umur, Jenis Kelamin, dan Hipertensi dengan Kejadian Stroke. Jurnal Fakultas Kedokteran Universitas Haluoleo Kendari, Vol 1(1): 1-9.
[13] Wang, J., Wen, X., Li, W., Li, X., Wang, Y., and Lu, W. 2017. Risk Factors for Stroke in the Chinese Population: A Systemic Review and Meta-Analysis. Journal of Stroke and Cerebrovasculer Diseases, Vol. 26(3): 509-517.
[14] Gouju, Li., Wang, H., Ke, W., Wenrui, W., Dong, F., Qian, Y., Gong, H., Hui, C., Xi, G., Yanlong, L., Li, P., Biao, Z., and Shan, G. 2017. The Association Between Smoking and Blood Pressure in Men: A Cross-sectional Study. MC Public Health BMC Series – Open, Vol 17(797). Available from: https://doi.org/10.1186/s12889-017-4802-x [Accesses by: Desember, 2018].
[15] Marisa. 2012. Hubungan Perilaku Merokok dengan Kejadian Stroke di Bagian Saraf RSU Dokter Soedarso Pontianak Periode Juni-Juli 2012. Pontianak: Fakultas Kedokteran-Universitas Tanjungpura.
[16] Rhee, M.Y., Na, S.H., Kim, Y.K., Lee, M.M., dan Kim, H.Y. 2007. Acute Effect of Cigarette Smoking on Arterial Stiffness and Blood Pressure in Male Smokers With Hypertension. American Journal Of Hypertension, Vol. 20 (6): 637-41. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/m/pubmed/17531920/ [Accessed by: december, 2017].
[17] Huangfu, X., Zhu,Z., Zhong, C., Bu, X., Zhou, Y., Tian, Y., Batu, B., Xu, T., Wang, A., Li, H., Zhang, M., and Zhang, Y. 2017. Smoking, Hypertension, and Their Combined Effect on Ischemic Stroke Incidence: A Prospective Study Among Inner Mongolians in China. Availabl from: http://dx.doi.org/10.1016/j.jstrokecerebrovasdis.2017.06.048 [Accessed by: December, 2018].
[18] Mulyani, Y., Arifin, Z., dan Marwansyah. 2014. Korelasi Perilaku Merokok dengan Derajat Hipertensi pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Banjarbaru. Jurnal Skala Kesehatan, Vol 5(2). Available from: http://21-Article%20Text-66-1-1020160412.PDF [Accessed by: Desember, 2018].
[19] Gagarinova, I., Popov, A., dan Labanov, A. 2016. The Importance of Smoking As A Risk Factor of Hypertension Development in The Arctic Region. European Respiratory Journal, Vol (1): 22-26. Available from: https://erj.ersjournals.com/content/48/suppl_60/PA4330 [Accessed by: September, 2018].
[20] Jayakumar, J dan Chowta, N. 2012. Study of Effect os Smoking on Blood Pressure in Normotensive Men. International Journal of Medicine and Public Health, Vol 2(4): 43-46. https://www.ijmedph.org/sites/default/files/IntJMedPublicHealth_2012_2_4_43_107370.pdf

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-11-20

Terbitan

Bagian

Articles