PENGARUH PERAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP KESUKSESAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DI RUANG BERSALIN RSU SARAH MEDAN TAHUN 2016

  • Martha Saptariza Yuliea Universitas Abdurrab

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan program pemerintah Indonesia untuk menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) usia 28 hari sebesar 32/1000 kelahiran hidup, yang belum mencapai target MDG’s 2015 yaitu 23/1000 kelahiran hidup. Sementara data SDKI tahun 2002 menunjukkan praktik IMD di Indonesia masih sangat rendah yaitu sebesar 4%. Hal ini diduga disebabkan berbagai faktor yang diduga sangat tergantung pada petugas kesehatan yaitu perawat, bidan atau dokter. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peran tenaga kesehatan terhadap kesuksesan pelaksanaan IMD di Ruang Bersalin Rumah Sakit Umum Sarah Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional dan metode pengambilan sampel Total Sampling yang melibatkan 32 orang terdiri atas dokter, bidan dan perawat. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan lembar observasi serta dianalisis dengan menggunakan Uji Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berpengaruh terhadap peran tenaga kesehatan dalam kesuksesan pelaksanaan IMD adalah pemberian informasi (p-value = 0,016) dimana pemberian informasi yang baik meningkatkan kemungkinan pelaksanaan IMD baik sebesar 4,50 kali. Penelitian ini menunjukkan perlu adanya peningkatan pelatihan kepada tenaga kesehatan, sosialisasi dan peningkatan upaya pemberian informasi kesehatan kepada ibu-ibu tentang IMD dan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang IMD dan ASI Eksklusif.

Published
2019-01-18
Section
Articles
PDF (Bahasa Indonesia)
Abstract views: 405
downloads: 409