AKTIVITAS PEMBERIAN MADU ASAL BASERAH KUANTAN SINGINGI TERHADAP PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS

  • Eliya Mursyida Universitas Abdurrab
  • Deinike Wanita Marwan Universitas Abdurrab

Abstract

Madu merupakan cairan kental yang dihasilkan oleh lebah dan memiliki aktivitas sebagai antimikroba. Staphylococcus aureus (S. aureus) adalah bakteri Gram positif penyebab infeksi nosokomial, keracunan makanan, dan sindroma syok toksik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas pemberian madu terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus. Metode pada penelitian ini adalah eksperimental dengan post only with control group menggunakan difusi kertas cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madu memiliki aktivitas dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus dengan zona hambat tertinggi yaitu 5,33mm pada konsentrasi 100% dan terrendah pada konsentrasi 25% dengan zona hambat yaitu 3,00mm.

Keywords: Antimikroba, zona hambat, madu. S.aureus
Published
2019-06-18
Section
Articles
PDF
Abstract views: 203
downloads: 227