Pengaruh Latihan Fisik Terhadap Peningkatan Kadar PGC 1 Alpha Pada Otak Mencit Jantan

Penulis

  • Renni Hidayati Zein Fisioterapi

DOI:

https://doi.org/10.36341/jif.v4i01.1710

Kata Kunci:

PGC-1α, Latihan fisik, otak.

Abstrak

ABSTRAK

Latar belakang: Otak merupakan organ tubuh yang rentan terhadap proses degeneratif. Saat otak mulai menua akan terjadi penurunan fungsi otak yang berisiko terjadi penurunan fungsi kognitif. Latihan fisik aerobik dapat menyebabkan timbulnya stress oksidatif melalui peningkatan pembentukan ROS yang berasal dari metabolisme aerobik sel-sel otot selama latihan fisik tersebut dan stress seluler yang diakibatkan karena ROS dapat memunculkan reaksi perbaikan sel. ROS merupakan radikal bebas turunan oksigen yang sangat reaktif, generator penting dalam produksi ROS adalah mitokondria yang salah satu proteinnya PGC-1α. Tujuan penelitian: untuk mengukur kadar protein PGC-1α pada otak mencit jantan yang diberikan exercise. Metode penelitian: mencit jantan dibagi menjadi 2 kelompok yang terdiri dari 6 ekor mencit kelompok kontrol,6 ekor mencit kelompok Exercise dengan total jumlah 12 ekor mencit jantan masing-masing berusia 6 minggu. Penelitian ini dilakukan selama 8 minggu menggunakan teknik laboratorium ELISA untuk menganalisa protein PGC-1α dilakukan. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kadar PGC-1α pada otak mencit jantan setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium dan kemudian dilanjutkan uji statistik diperoleh nilai tertinggi kadar PGC-1α pada otak mencit jantan pada kelompok perlakuan aerobic exercise. Kesimpulan: Pemberian aerobic exercise pada mencit jantan selama 8 minggu berpengaruh terhadap kadar PGC-1α pada otak mencit jantan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-03-24

Terbitan

Bagian

Articles