Hubungan Sumber Air Bersih dan Sumber Air Minum dengan Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Sidomulyo Kota Pekanbaru
Kata Kunci:
balita, diare, sumber air bersih, sumber air minumAbstrak
Diare adalah perubahan bentuk dan konsistensi tinja yang lembek sampai mencair dan bertambahnya frekuensi buang air besar yang lebih dari biasanya, yaitu 3 kali atau lebih dalam sehari. Diare merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak. Diare dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain adalah sumber air bersih dan sumber air minum. Sumber air bersih dan sumber air minum yang tidak memenuhi syarat dapat meningkatkan risiko untuk menderita diare pada balita. Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap memiliki angka kejadian diare pada balita terbanyak ke-5 dari 21 Puskesmas di Kota Pekanbaru tahun 2017 yaitu sebanyak 188 kasus (8,33%). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara sumber air bersih dan sumber air minum yang dikonsumsi dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada balita di Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap Kota Pekanbaru pada periode Agustus-September 2018. Pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental sampling dengan besar sampel 51 responden. Analisis data dilakukan dengan cara uji Chi square untuk mendapatkan nilai p-value. Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara sumber air bersih (p-value = 0,219) dan sumber air minum (p-value = 0,439) dengan diare pada balita. Sumber air bersih dan sumber air minum tidak berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap Kota Pekanbaru.
Unduhan
Referensi
Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. (2017). Rekapitulasi Kasus Diare Tahun 2017.
Dinas Kesehatan Provinsi Riau. (2015). Profil Kesehatan Provinsi Riau Tahun 2015. Bidang P4L.
Fatmawati, E. (2014). Hubungan Faktor Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare (Kajian di Desa Rambah Jaya Kecamatan Bangun Purba Pekanbaru). Universitas Abdurrab Pekanbaru.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Laporan Riset Kesehatan Dasar 2013 (Badan Pene).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Profil Kesehatan Indonesia 2016. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-2016.pdf
Notoatmodjo, S. (2011). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni (Edisi Revi). PT Rineka Cipta.
Nurpauji, S. V, Nurjazuli, N., & Hanani, Y. (2015). Hubungan Jenis Sumber Air, Kualitas Bakteriologis Air, Personal Hygiene Dengan Kejadian Diare Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lamper Tengah Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(1), 569–578.
Rejeki, S. (2015). Sanitasi Hygiene dan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). Rekayasa Sains.
Rofiana, L. (2017). Hubungan Sanitasi Dasar Dengan Keluhan Diare Pada Balita Di Permukiman Pesisir Kampung Blok Empang Muara Angke Tahun 2017. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Subagyo, B., & Santoso, N. B. (2015). Buku Ajar Gastroenterologi-Hepatologi Jilid I. Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Sugiyono. (2016). Statistika Untuk Penelitian. Alfabeta.
Sukardi, S., Yusran, S., & Tina, L. (2016). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare Pada Balita Umur 6-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Tahun 2016. Universitas Haluoleo Kendari.
Suraatmaja, S. (2010). Kapita Selekta Gastroenterologi Anak. Lab/SMF Ilmu Kesehatan Anak UNUD/RS Sanglah-Denpasar.
Syamsul, M. (2010). Studi Tentang Kualitas Fisik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK)Sebelum Dan Sesudah Terpapar Oleh Cahaya Matahari Di Kota Makasar. Universitas Islam Negeri Alauddin Makasar.
Utami, N., & Luthfiana, N. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Diare Pada Anak. Majority, 5(4), 101–106.
World Health Organization. (2017). Diarrhoeal Desease. http://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Please find the rights and licenses in Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab. By submitting the article/manuscript of the article, the author(s) accept this policy.
1. License
The non-commercial use of the article will be governed by the Creative Commons Attribution license as currently displayed on Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
2. Author’s Warranties
The author warrants that the article is original, written by stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).
3. User Rights
Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab spirit is to disseminate articles published are as free as possible. Under the Creative Commons license, Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab permits users to copy, distribute, display, and perform the work for non-commercial purposes only. Users will also need to attribute authors and Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab on distributing works in the journal.
4. Rights of Authors
Authors retain all their rights to the published works, such as (but not limited to) the following rights;
- Copyright and other proprietary rights relating to the article, such as patent rights,
- The right to use the substance of the article in own future works, including lectures and books,
- The right to reproduce the article for own purposes,
- The right to self-archive the article,
- The right to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the article's published version (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal (Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab).
5. Co-Authorship
If the article was jointly prepared by other authors, any authors submitting the manuscript warrants that he/she has been authorized by all co-authors to be agreed on this copyright and license notice (agreement) on their behalf, and agrees to inform his/her co-authors of the terms of this policy. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab will not be held liable for anything that may arise due to the author(s) internal dispute. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab will only communicate with the corresponding author.
6. Royalties
This agreement entitles the author to no royalties or other fees. To such extent as legally permissible, the author waives his or her right to collect royalties relative to the article in respect of any use of the article by Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab.
7. Miscellaneous
Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab will publish the article (or have it published) in the journal if the article’s editorial process is successfully completed. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab's editors may modify the article to a style of punctuation, spelling, capitalization, referencing and usage that deems appropriate. The author acknowledges that the article may be published so that it will be publicly accessible and such access will be free of charge for the readers as mentioned in point 3.