GAMBARAN KEJADIAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DALAM PEMERIKSAAN TRIPLE ELIMINASI PADA IBU HAMIL DI SIDOARJO
DOI:
https://doi.org/10.36341/klinikal_sains.v12i1.4641Keywords:
Hepatitis B;, HIV, Kehamilan, Infeksi menular seksual, SifilisAbstract
Ibu hamil merupakan salah satu dari populasi yang berisiko tertular penyakit menular seksual seperti Human Immunodeficiency Virus (HIV), Sifilis, dan Hepatitis B. Risiko penularan dari ibu ke anak untuk penyakit HIV/AIDS adalah 20-45%, untuk Sifilis adalah 69-80%, dan untuk Hepatitis B adalah lebih dari 90%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kasus penyakit menular seksual pada ibu hamil di Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di seluruh Puskesmas Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2023. Sampel Penelitian ini adalah data pemeriksaan triple eliminasi pada K1 ANC di seluruh Puskesmas Kabupaten Sidoarjo Tahun 2023 (populasi total). Hasil penelitian menunjukkan kelompok usia 20-35 tahun adalah yang terbanyak pada ibu hamil HIV (87,5%), sifilis (90,0%), dan Hepatitis B (79,0%) Ibu hamil yang tidak bekerja adalah yang terbanyak pada penderita HIV (82,5%), sifilis (90,0%), dan hepatitis B (67,4%). Berdasarkan jumlah paritas ibu nullipara adalah yang terbanyak pada ibu HIV (46,3%), ibu sifilis terbanyak pada kelompok primipara (60,0%), HBsAg terbanyak pada kelompok primipara (41,7%). Usia kehamilan terbanyak pada ibu hamil dengan HIV adalah ≥25 minggu (47,5%), ibu hamil dengan sifilis terbanyak pada ≤ 12 minggu dan ≥25 minggu (40%), ibu hamil dengan hepatitis B terbanyak pada usia kehamilan 13-24 minggu (33,8%). Kesimpulannya usia, pekerjaan, jumlah paritas, dan usia kehamilan adalah karakteristik pada ibu hamil yang melakukan pemeriksaan triple eliminasi di puskesmas di Sidoarjo.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan
2. Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and publish articles.
3. Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.