KAJIAN PENGARUH PENGALIHAN ALIRAN DARI STADION UTAMA TERHADAP GENANGAN TERMINAL BANDAR RAYA PAYUNG SEKAKI

  • Benny Hamdi Rhoma Putra

Abstract

Berdirinya Main Stadium memberikan efek berubahnya tata guna lahan di wilayah tersebut, dari kawasan belum terbangun menjadi kawasan terbangun. Secara hidrologis perubahan tersebut mengakibatkan pemendekan waktu retensi limpasan, peningkatan jumlah run of sehingga jumlah debit limpasan dan akan mengganggu fungsi infrakstruktur yang lain jika tidak didukung dengan perencanaan drainase yang tepat. Dalam mengatasi masalah ini Kementrian Pekerjaan Umum membangun box culvert untuk mencegah debit banjir dari kawasan stadion agar tidak menggenangi jalan menuju ke Terminal Bandar Raya Payung Sekaki. Penambahan box culvert ini akan mengubah arah aliran tersebut menjadi ke Sungai Air Hitam. Pengkajian banjir dilakukan dengan menganalisa kapasitas saluran yang mendapat sumbangan debit hasil perubahan fungsi lahan pada Stadion Utama tersebut.  Kajian ini menggunakan Rumus Rasional dan software HEC-RAS 4.1.0 dan dilakukan dengan 2 jenis simulasi dengan 3 kala ulang berbeda, yaitu 5 tahun, 10 tahun, dan 25 tahun. Hasil penelitian menunjukkan akan terjadi banjir besar jika saluran yang ada menuju terminal Bandar Raya Payung Sekaki dibebani debit banjir dari Stadion Utama. Untuk mengatasinya aliran menuju terminal tersebut harus ditutup dan dialirkan ke Sungai Air Hitam melalui box culvert. Penutupan ini dapat mengurangi debit banjir hingga 81% yang seharusnya menggenangi saluran tersebut.

Keywords: Banjir, kapasitas saluran, Rumus Rasional, HEC-RAS, perubahan arah aliran
Published
2017-01-11
PDF (Bahasa Indonesia)
Abstract views: 105
downloads: 227