MEDIA SOSIAL DAN PARTISIPASI POLITIK MILENIAL RIAU
DOI:
https://doi.org/10.36341/jdp.v3i1.1158Keywords:
Generasi Milenial, Media Sosial, Partisipasi Politik, Riau.Abstract
Penelitian ini merupakan pengujian tentang pengaruh media sosial terhadap partisipasi politik milenial di Riau. Media sosial saat ini merupakan sarana yang banyak digunakan oleh masyarakat dalam aktifitas kehidupan mereka sehari-hari terutama generasi milenial. Generasi milenial adalah sebuah istilah yang populer menggantikan istilah generasi Y dimana sekelompok orang yang lahir setelah generasi X, yaitu orang yang lahir pada kisaran tahun 1980-2000an. Generasi Y dikenal dengan sebutan generasi millenial atau milenium. Partisipasi politik umumnya dilihat dari keterlibatan masyarakat dalam memberikan hak pilih mereka dalam pemilu. Partisipasi politik tidak dibahas dalam cakupan yang lebih luas seperti kritisi kebijakan, pengujian petisi, dan demonstrasi. Penelitian ini menjembatani gap tersebut yaitu mengkaji partisipasi politik pada spektrum yang lebih luas tersebut, terutama bagaimana pengaruh media sosial terhadap partisipasi politik milenial di Riau. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksplanasi. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan menyebarkan kuesioner pada 204 responden. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh media sosial terhadap partisipasi politik milenial di Riau sebesar 0,205 (20,5%).
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the JDP (Jurnal Dinamika Pemerintahan)
2. Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that JDP (Jurnal Dinamika Pemerintahan) is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and publish articles.
3. Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.