PENGAWASAN KOLABORATIF DALAM PELAKSANAAN KEBIJAKAN BANTUAN SOSIAL TERDAMPAK COVID-19
DOI:
https://doi.org/10.36341/jdp.v3i2.1323Kata Kunci:
Pengawasan Kolaboratif, Bantuan Sosial, COVID-19Abstrak
Kebijakan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak COVID-19 secara empiris mengalami masalah yaitu adanya kesalahan data Rumah Tangga Sasaran (RTS), implikasinya banyak warga masyarakat yang seharusnya berhak namun tidak menerima bantuan sosial, sebaliknya warga yang mampu justru mendapatkan bantuan sosial. Didasarkan kepada permasalahan tersebut maka dibutuhkan pengawasan kolaboratif yang dilakukan oleh berbagai pihak guna memastikan kebijakan tersebut berjalan sebagaimana tujuan awal. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif, pengumpulan data menggunakan data sekunder dari berbagai sumber yang relevan seperti buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, laman web dan lainnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa belum adanya upaya pengawasan yang dilakukan secara kolaboratif terhadap pelaksanaan kebijakan bantuan sosial dalam rangka perlindungan masyarakat terdampak COVID-19, proses pengawasan dilaksanakan dengan menggunakan model pengawasan internal secara tertutup yang mana pihak lain termasuk masyarakat tidak memiliki akses untuk melakukan pengawasan tersebut. Berdasarkan kepada hal tersebut diperlukan upaya rekonstruksi model pengawasan pelaksanaan kebijakan bantuan sosial yang memungkinkan adanya kolaborasi antar pemangku kepentingan bidang pengawasan guna menghasilkan sistem pengawasan yang integratif dan sinergis.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the JDP (Jurnal Dinamika Pemerintahan)
2. Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that JDP (Jurnal Dinamika Pemerintahan) is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and publish articles.
3. Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.