FORMULASI KEBIJAKAN LINGKUNGAN DALAM KERANGKA PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN: STUDI KASUS PROGRAM RIAU HIJAU

Authors

  • Kinanti Indah Safitri Universitas Abdurrab
  • Amir Syamsuadi Universiti Tun Hussein Onn Malaysia
  • Bela Putri Anjani Universitas Abdurrab
  • Wahyudi Rambe Universitas Abdurrab

DOI:

https://doi.org/10.36341/jdp.v8i01.5598

Keywords:

policy formulation; sustainable development; environmental management.

Abstract

Provinsi Riau, sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Namun, eksploitasi yang intensif ini telah menyebabkan berbagai permasalahan lingkungan, termasuk kerusakan ekosistem gambut, deforestasi, kebakaran lahan, abrasi pantai, dan konflik tenurial. Isu degradasi lingkungan di Riau mencerminkan ketidakseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan, yang membutuhkan intervensi kebijakan yang holistik dan berkelanjutan. Program Riau Hijau dirancang untuk mengatasi tantangan degradasi lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam intensif, seperti kerusakan ekosistem gambut, deforestasi, dan limbah industri. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali dinamika formulasi kebijakan melalui wawancara mendalam, studi pustaka, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Riau Hijau mengutamakan pengendalian kerusakan lingkungan, pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, dan pengembangan energi terbarukan. Proses formulasi kebijakan melibatkan agenda setting, identifikasi masalah, evaluasi alternatif, serta konsultasi multi-pihak, termasuk masyarakat lokal, akademisi, dan sektor swasta. Temuan utama menyoroti pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan, data berbasis bukti, dan pendekatan adaptif dalam memastikan keberlanjutan lingkungan. Program ini menawarkan potensi besar untuk menjadi model kebijakan pembangunan yang harmonis antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan, meskipun tantangan kelembagaan dan koordinasi lintas sektor tetap memerlukan perhatian lebih lanjut. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas pemerintah daerah, peningkatan mekanisme pengawasan, serta integrasi pendekatan berbasis lanskap untuk mencapai keberlanjutan jangka panjang.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-01-20