Hubungan Sikap Kerja Duduk Dan Durasi Kerja Terhadap Keluhan Musculoskeletal Pada Pedagang

Penulis

  • Ni Putu Fortuna Masayuki Universitas Dhyana Pura
  • Indah Pramita
  • Luh Putu Ayu Vitalistyawati

DOI:

https://doi.org/10.36341/jif.v5i01.2262

Kata Kunci:

sikap kerja, durasi kerja, keluhan musculoskeletal

Abstrak

Pedagang di pasar bunga wangaya melakukan pekerjaannya dengan sikap kerja duduk statis. Sikap ini dilakukan selama 10 jam setiap harinya mulai pukul 11.00 – 21.00 WITA. Durasi bekerja selama 10 jam tersebut merupakan durasi bekerja yang melebihi waktu normal. Ketika bekerja dengan sikap duduk statis maka otot-otot punggung akan terbebani. Apabila sikap kerja ini dilakukan terus menerus dengan durasi kerja yang berlebihan, maka dapat memicu timbulnya keluhan musculoskeletal. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 45 orang dengan sampel 10 orang yang didapat berdasarkan kriteria penelitian. Penelitian ini menggunakan alat ukur Rapid Entire Body Assesment dan Nordic Body Map Questionare. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan Uji Sprearman’s rho. Hasil Uji Spearman’s rho menunjukkan nilai 0,664 yang berarti keeratan hubungan antara sikap kerja dan durasi kerja terhadap keluhan musculoskeletal pada pedagang adalah kuat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-02-21

Terbitan

Bagian

Articles