HUBUNGAN USIA DAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN VO2MAX PADA PEMAIN BASKET DI MATARAM BASKETBALL SCHOOL DAN BIMA PERKASA ACADEMY

HUBUNGAN USIA DAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN VO2MAX

Penulis

  • Rizky Wulandari Program Studi Fisioterapi S1 Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.36341/jif.v6i01.3158

Kata Kunci:

Usia, Indeks Massa Tubuh, VO2Max

Abstrak

Latar Belakang: Dalam kegiatan olahraga, atlet harus memiliki tingkat VO2Max yang baik. VO2Max adalah tingkat konsumsi oksigen tertinggi yang dapat dicapai selama latihan maksimal atau submaksimal. Pada dasarnya VO2Max dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti usia dan indeks massa tubuh (IMT). Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan usia dan Indeks Massa Tubuh dengan VO2Max pada pemain basket di Mataram Basketball School dan Bima Perkasa Academy. Metode Penelitian: Metodologi yang digunakan untuk penelitian ini adalah cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik total sampling digunakan sebagai metode pengambilan sampel. Subyek pada penelitian ini adalah pemain basket berusia 13-18 tahun di Mataram Basketball School dan Bima Perkasa Academy. Pengukuran VO2Max menggunakan Cooper Test dan pengukuran berat, tinggi dan usia dilihat dari data profil pemain. Hasil Penelitian: Hasil uji korelasi dengan pearson test antara usia dan VO2Max diperoleh nilai p = 0,017 (p < 0,05), sedangkan antara Indeks Massa Tubuh dan VO2Max yaitu p = 0,025 (p <0,05). Kesimpulan: Ada hubungan usia dan Indeks Massa Tubuh dengan VO2 Max pada pemain basket di Mataram Basketball School dan Bima Perkasa Academy. Saran: Responden disarankan untuk menjaga pola makan dan memperhatikan indeks massa tubuh, mengukur indeks massa tubuh dan VO2Max secara teratur, dan diharapkan  peneliti selanjutnya  dapat melakukan penelitian tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi VO2Max.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-03-02

Terbitan

Bagian

Articles