PNEUMOTHORAKS EC TB PARU: LAPORAN KASUS

Penulis

  • Dewi Murni Manihuruk Bagian Pulmonologi dan Respirasi RSUD Kota Dumai
  • Siska Andriani Rukmana Program Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Abdurrab

DOI:

https://doi.org/10.36341/jif.v6i02.3827

Kata Kunci:

Pneumothorax, Pulmonary Tuberculosis

Abstrak

Seorang pasien laki-laki berusia 39 tahun datang ke bagian IGD RS dengan keluhan sesak napas sejak 4 hari yang lalu. Sesak napas disertai batuk tidak berdahak, nyeri dada kanan, demam, dan penurunan berat badan. Riwayat batuk lama dan riwayat trauma disangkal. Pasien merupakan perokok aktif sejak ±17 tahun. Pada pemeriksaan tanda vital ditemukan tekanan darah, nadi dan suhu dalam batas normal, frekuensi napas 26 x/menit, SpO2 96%. Status gizi pasien 15,2 (underweight). Pemeriksaan fisik thoraks inspeksi asimetris, hemithoraks dextra tertinggal, pada palpasi teraba fremitus taktil asimetris,  perkusi hipersonor pada hemithoraks dextra, dan suara napas melemah hemithoraks dextra. Pada pasien dilakukan pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan laboratorium darah rutin, pemeriksaan BTA, dan skrining HIV serta pemeriksaan rontgen. Hasil pemeriksaan laboratorium darah rutin dalam batas normal, pemeriksaan TCM TB sputum tidak ada. Pemeriksaan rontgen thoraks dengan kesan pneumothoraks dextra. Pasien didiagnosis mengalami pneumothoraks  dextra dengan TB paru. Pada pasien dilakukan pemasangan WSD, dan tatalaksana dengan obat  antituberculosis (OAT)

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-08-25

Terbitan

Bagian

Articles