PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI DENGAN PENERAPAN KOMBINASI ULTRASOUND (US) DAN NEUROMUSCULAR TAPING (NMT) DALAM MENURUNKAN SKALA NYERI PADA KONDISI TRIGGER FINGER
DOI:
https://doi.org/10.36341/jif.v6i02.3832Kata Kunci:
Trigger Finger, Ultrasound, Neuromuscular Tapping (NMT), PainAbstrak
Trigger finger, juga dikenal sebagai Stenosing Tenosynovitis, adalah kelainan tangan yang umum terjadi. Trigger finger adalah terbatasnya atau terkuncinya jari saat ditekuk dan direntangkan. Penebalan dan penyempitan selubung retinakular yang tidak proporsional terhadap tendon fleksornya terjadi karena hipertrofi dan metaplasia fibrokartilago pada permukaan katrol tendon. Temuan klinis utamanya adalah terkuncinya sementara pada jari saat ditekuk diikuti dengan jentikan yang menyakitkan saat dijulurkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan nyeri Trigger Finger setelah pemberian intervensi Ultrasound (US) dan Neuromuscular Taping (NMT). Penelitian ini menggunakan metode Case Study. Sampel penelitian ini adalah seorang wanita usia 42 tahun yang diberikan intervensi fisioterapi berupa kombinasi Ultrasound (US) dan Neuromuscular Taping (NMT) sebanyak 6 kali selama 2 minggu. Nyeri diukur dengan Visual Analogue Scale (VAS). Hasil penelitian menunjukkan pemberian Ultrasound (US) dan Neuromuscular Taping (NMT) dapat menurunkan nyeri pada penderita Trigger Finger.
Kata Kunci : Trigger Finger, Ultrasound, Neuromuscular Taping (NMT), Nyeri
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the Jurnal Ilmiah Fisioterapi
2. Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that Jurnal Ilmiah Fisioterapi is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and publish articles.
3. Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.