HUBUNGAN SIKAP BELAJAR ONLINE TERHADAP DISABILITAS LOW BACK PAIN MYOGENIK DI SMA NEGERI 5 KAB. TANGERANG
Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.36341/jif.v7i2.4110Kata Kunci:
Sikap Belajar Online, Tingkat Disabilitas Low ba ck pain Miogenik, Rapid Entire Body Assessment, Modified Oswestry Disability Index.Abstrak
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan sikap belajar online terhadap tingkat disabilitas low back pain miogenik di SMA Negeri 5 Kab. Tangerang. Metode: Penelitian ini yakni penelitian analitik korelatif dengan menerapkan desain crosssectional. Total sampel berjumlah 32 orang dengan rentang usia 16-18 tahun yang yakni siswa dari SMA Negeri 5 Kab. Tangerang. Data Sikap Belajar Online diukur dengan Rapid Entire Body Assessment (REBA) sedangkan hasil pengukuran tingkat disabilitas lo w b a c k p ain m iogenik dilakukan pengukuran menerapkan Modified Oswestry Disability Index (MODI). Hasil: Uji hipotesis dengan Chi - Square
menghasilkan nilai p yakni 0.540 (p>α (0,05)). Rata-rata dan standar deviasi sikap belajar online dengan pengukuran Rapid Entire Body Assessment sebesar 4,72 ± 1,250 dan tingkat disabilitas low back pain miogenik dengan pengkuran Modified Oswestry Disability Index sebesar 19,44 ± 10,922 pada siswa SMA Negeri 5 Kab. Tangerang. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan sikap belajar online terhadap tingkat disabilitas low back pain miogenik di SMA Negeri 5 Kab. Tangerang.
Kata Kunci : Sikap Belajar Online, Tingkat Disabilitas Low ba ck pain Miogenik, Rapid Entire Body Assessment, Modified Oswestry Disability Index.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the Jurnal Ilmiah Fisioterapi
2. Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that Jurnal Ilmiah Fisioterapi is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and publish articles.
3. Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.