Hubungan Faktor Psikososial Terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja PT X Kabupaten Kampar

Penulis

  • yuharika pratiwi Univrab
  • Retno Putri
  • Tessa Harianti Sidik

Kata Kunci:

faktor psikososial, kecelakaan kerja, pabrik kelapa sawit

Abstrak

Kecelakaan kerja merupakan kejadian yang tidak diharapkan, tidak ada unsur kesengajaan, menyebabkan pekerja dalam bahaya sehingga menggangu aktivitas kerja serta dapat mengakibatkan terjadinya kerugian, cedera, penyakit, dan kerusakan. International Labour Organization (ILO) melaporkan sebanyak 2,3 juta orang meninggal setiap tahunnya akibat kecelakaan kerja. Indonesia berada pada peringkat kelima kematian karena kecelakaan kerja di Asia Tenggara. Kecelakaan kerja pada sektor industri berada pada urutan kedua. Ada banyak faktor penyebab kecelakaan kerja salah satunya yaitu faktor psikososial. Pabrik Kelapa Sawit PT.X merupakan perusahaan industri yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit. Pada praktik kesehariannya pekerja berkontak dengan bahan-bahan kimia dan berhubungan dengan stressor lingkungan sosial tempat kerja sehingga dapat memicu kecelakaan kerja. Survei awal yang dilakukan pada 30 pekerja di PKS PT. X didapatkan 90% kejadian kecelakaan kerja. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional analitik, dengan rancangan penelitian cross sectional. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan faktor psikososial terhadap kejadian kecelakaan kerja pada pekerja di bagian laboratorium dan pengolahan PKS PT. X. Hasil uji korelasi Pearson didapatkan terdapat hubungan antara faktor psikososial terhadap kerjadian kecelakaan kerja pada pekerja bagian laboratorium dan pengolahan di PT.X, Kabupaten Kampar.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] Sujojo, A. D. P. 2012. Dasar-Dasar Keselamatan Kesehatan Kerja. Edited by J. U. Express. Jember: Jember University Press.Availableat:http://penerbitan.unej.ac. id/wp-content/uploads/2018/11/dasardasar-keselamatan-dan-kesehatankerja.pdf.
[2] ILO.2018.Meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Muda. 3rd edn. Jakarta: (www.ilo.org/jakarta). Available at: http://www.oit.org/wcmsp5/groups/pu blic/---asia/---ro-bangkok/---ilojakarta/documents/publication/wcms_6 27174.pdf.
[3] Afini, P. N., Koesyanto, H. and Budiono, I. 2012. Faktor Penyebab Kecelakaan Kerja di Unit Instalasi Pabrik Gula. Unnes Journal of Public Health, 1(1), pp. 1–6.
[4] Siregar, D. I. S.2014.Faktor faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Kerja Ringan di PT Golden Aqua Mississippi Bekasi. Universtitas IslamNegeriSyarifHidayatullah.Availableat: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/25512/1/DewiIndahSariSiregar-FKIK.pdf
[5] Rohmana Malik, A.2016.Gambaran Faktor Psikososial di Tempat Kerja Pada Pekerja Tekstil PT.Sandratex Ciputat. Universitas Islam Negeri Syarif HidayatullahJakarta.Availableat:http:// repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/34193/1/ANISROHMANAMALIK-FKIK.pdf.
[6] Useche, S. A. et al. 2019.‘Psychosocial work factors, job stress and strain at the wheel: Validation of the Copenhagen Psychosocial Questionnaire (COPSOQ) in professional drivers’, Frontiers in Psychology, 10, pp. 1–13. doi: 10.3389/fpsyg.2019.01531.
[7] Yatillah, S.2017.Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Karyawan Bagian Produksi di PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk, Palangisang Crumb Rubber Factory, Bulukumba Sulawesi Selatan. Universitas Islam Negri Alauddin Makasar.
[8] Widiastuti, B. and Kurniawidjaja, L. M.2015.Gejala Stres Kerja Dan Bahaya Psikososial Pada Pekerja Kontraktor Proyek Repairing Tangki 31T5 di PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV Cilacap Tahun 2015. Universitas Indonesia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-07-14

Cara Mengutip

pratiwi, yuharika, Putri, R., & Sidik, T. H. (2023). Hubungan Faktor Psikososial Terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja PT X Kabupaten Kampar. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab, 1(2), 128–132. Diambil dari https://jurnal.univrab.ac.id/index.php/jika/article/view/3690