Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Pada Balita Di Pekanbaru
Kata Kunci:
Knowledge Level, Mother Toddler, StuntingAbstrak
Stunting ialah status gizi yang menimpa anak yang tingginya atau panjang badannya di bawah -2.0 standar deviasi (SD) bila dilakukan perbandingan pada rata-rata populasi. Wawasan yang orang tua miliki perihal gejala, efek yang muncul, termasuk penanggulangan stunting bisa menjadi penentu sikap mereka dalam menjaga kesehatan agar stunting bisa tercegah. Bila wawasannya bagus, rasa sadar orang tua perihal urgensinya penanganan stunting akan bisa terlihat. Kesadaran itu akan memunculkan perilaku kesehatan, utamanya perihal pencegahan stunting, contohnya lewat pemenuhan zat gizi pada ibu hamil, gizi para anak, penjagaan sanitasi lingkungan rumah, termasuk pola hidup bersih dan menyehatkan. Penelitian ini menggunakan adalah metode desktiptif dengan pendekatan cross- sectional. Dimana penelitian melakukan pengukuran atau observasi data variable hanya satu kali pada satu saat. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita dari usia 0-5 tahun yang ada sebanyak 65 orang ibu balita. Tujuan peneliti yaitu untuk mengidentifikasi gambaran pengetahuan ibu tentang stunting pada balita. Hasil penelitian didapatkan Rerata Usia dari 65 responden yang merupakan ibu balita yang tinggal di pekanbaru adalah usia dewasa akhir 20-35 tahun sebanyak 75,4%. berpendidikan SMA dengan jumlaah 66,2%. Dan ibu balita sebagian besar tidak bekerja dengan jumlah 66,2, pengetahuan yang cukup mengenai stunting pada balita dengan jumlah sebanyak 46,1%. Saran yang direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya adalah mengembangkan penelitian dengan desain penelitian cross-sectional agar dapat mengidentifikasi lebih jauh hubungan antar subvariabel karakteristik ibu memiliki balita dalam kaitannya dengan pengetahuan stunting pada balita.
Unduhan
Referensi
Nindyna Puspasari, & Merryana Andriani. (2017). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Gizi dan Asupan Makan Balita dengan Status Gizi Balita (BB/U) Usia 12-24 Bulan. Amerta Nutrition, 1(4), 369–378. https://doi.org/10.20473/amnt.v1.i4.2017.369-378
Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. http://www.penerbitsalemba.com
Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2014). The stunting syndrome in developing countries. Paediatrics and International Child Health, 34(4), 250–265. https://doi.org/10.1179/2046905514Y.0000000158
Purwoastuti, W. &. (2015). Menyusui, Asuhan Kebidanan Masa Nifas &.
Rahmawati, A., Nurmawati, T., & Permata Sari, L. (2019). Faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Orang Tua tentang Stunting pada Balita. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 6(3), 389–395. https://doi.org/10.26699/jnk.v6i3.art.p389-395
Rosha, B. C., Sari, K., SP, I. Y., Amaliah, N., & Utami, N. H. (2016). Peran Intervensi Gizi Spesifik dan Sensitif dalam Perbaikan Masalah Gizi Balita di Kota Bogor. Buletin Penelitian Kesehatan, 44(2), 127–138. https://doi.org/10.22435/bpk.v44i2.5456.127-138
Salamung, N. (2021). Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Pada Balita Di Kelurahan Tatura Utara Kota Palu. Pustaka Katulistiwa: Karya Tulis Ilmiah Keperawatan, 2(1), 44–49. https://journal.stik-ij.ac.id/index.php/Keperawatan/article/view/77/67
Tauriska, T. A., & Umamah, F. (2015). HUBUNGAN ANTARA ISAPAN BAYI DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI RUMAH SAKIT ISLAM JEMURSARI SURABAYA (Vol. 8).
Tobing, M. L., Pane, M., Harianja, E., Badar, S. H., Supriyatna, N., Mulyono, S., TIM NASIONAL PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN, & TNPK. (2021). 100 Kabupaten/Kota Prioritas untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting). PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 238–244. http://www.tnp2k.go.id/images/uploads/downloads/Binder_Volume1.pdf
Wulandini, P., Efni, M., & Marlita, L. (2020). Gambaran Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Tentang Stunting Di Puskesmas Rejosari Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru 2019. Collaborative Medical Journal (CMJ), 3(1), 8–14. https://doi.org/10.36341/cmj.v3i1.1113
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Please find the rights and licenses in Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab. By submitting the article/manuscript of the article, the author(s) accept this policy.
1. License
The non-commercial use of the article will be governed by the Creative Commons Attribution license as currently displayed on Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
2. Author’s Warranties
The author warrants that the article is original, written by stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).
3. User Rights
Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab spirit is to disseminate articles published are as free as possible. Under the Creative Commons license, Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab permits users to copy, distribute, display, and perform the work for non-commercial purposes only. Users will also need to attribute authors and Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab on distributing works in the journal.
4. Rights of Authors
Authors retain all their rights to the published works, such as (but not limited to) the following rights;
- Copyright and other proprietary rights relating to the article, such as patent rights,
- The right to use the substance of the article in own future works, including lectures and books,
- The right to reproduce the article for own purposes,
- The right to self-archive the article,
- The right to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the article's published version (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal (Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab).
5. Co-Authorship
If the article was jointly prepared by other authors, any authors submitting the manuscript warrants that he/she has been authorized by all co-authors to be agreed on this copyright and license notice (agreement) on their behalf, and agrees to inform his/her co-authors of the terms of this policy. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab will not be held liable for anything that may arise due to the author(s) internal dispute. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab will only communicate with the corresponding author.
6. Royalties
This agreement entitles the author to no royalties or other fees. To such extent as legally permissible, the author waives his or her right to collect royalties relative to the article in respect of any use of the article by Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab.
7. Miscellaneous
Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab will publish the article (or have it published) in the journal if the article’s editorial process is successfully completed. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab's editors may modify the article to a style of punctuation, spelling, capitalization, referencing and usage that deems appropriate. The author acknowledges that the article may be published so that it will be publicly accessible and such access will be free of charge for the readers as mentioned in point 3.