Pengetahuan Dan Sikap Ibu Postpartum Tentang Mp-Asi Di Desa Rambah Samo Barat
Keywords:
Pengetahuan, Sikap, ibu Postpartum MP-ASIAbstract
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) dan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat dan benar merupakan salah satu upaya prioritas dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia. WHO memperkirakan bahwa 54% penyebab kematian bayi disebabkan karena keadaan gizi anak yang buruk. Keadaan kurang gizi pada anak disebabkan karena kebiasaan pemberian makanan pendamping ASI yang tidak tepat. Ketidaktahuan tentang waktu dan cara Pemberian MP – ASI secara tepat, secara langsung dan tidak langsung menjadi penyebab utama terjadinya masalah kurang gizi pada anak. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui pengetahuan dan sikap ibu post partum tentang MP-ASI. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 ibu postpartum di desa Rambah Samo Barat. Hasil penelitian dari analisis data berdasarkan tingkat pengetahuan ibu postpartum tentang MP-ASI yaitu berpengetahuan baik berjumlah 11 responden (36,7%), berpengetahuan cukup 15 responden (50%) dan berpengetahuan kurang 4 responden (13,3%). Berdasarkan hasil sikap responden tentang MP-ASI yang bersikap negatif 16 responden (53,3%) dan bersifat positif yaitu 14 responden (46,7%). Kesimpulan dari penelitian adalah pengetahuan ibu postpartum tentang MP-ASI yaitu kategori cukup berjumlah 15 responden (50%) dan sikap ibu postpartum tentang MP-ASI yaitu bersikap negatif 16 (53,3%).
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the JOMIS : Journal of midwifery scinece
2. Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that JOMIS : Journal of midwifery scinece is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and publish articles.
3. Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.