Pengetahuan Ibu Tentang Perawatan Tali Pusat Di Posyandu Kasih Ibu Desa Penghidupan Kampar Riau 2018
Keywords:
Pengetahuan, Perawatan Tali PusatAbstract
Angka Kematian BAyi (AKB) pada tahun 2012 mencapai 23/1000 kelahiran hidup. Dimana 79% terjadi pada minggu pertamapasca kelahiran. Penyabab kematian neonatal yang tertinggi adalah infeksi tetanus neonaturum, yang salah satunya disebabkan karna perawatan tali pusat yang tidak benar.Di Asia Tenggara Angka kematian bayi karena infeksi talipusat sebesar 126.000. Berdasarkan Profil Dinas Kesehatan Riau, pada tahun 2015 tercatat kematian neonatal 31 bayi per 20.751 jumlah kelahiran hidup, tapi belum bisa menggambarkan data AKB sebenarnya dari populasi.Dalam rangka mendukung MDGs 2015 yakni menekan angka kematian bayi mencapai 24 per 1000 angka kelahiran hidup, yang salah satunya adalah dengan menekan angka infeksi. Khususnya pada kejadian infeksi tali pusat yaitu sekitar 23% sampai 91% tali pusat yang tidak dirawat dengan baik akan terinfeksi oleh kuman staphylococcus Aureus pada 72 jam pertama setelah kelahiran. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui Pengetahuan ibu tentang Pelaksanaan Perawatan Tali Pusat di Posyandu Kasih Ibu Desa Penghidupan Kampar Riau tahun 2018. Populasi yakni ibu yang memiliki bayi di Posyandu Kasih Ibu Desa Penghidupan Kampar Riau. Pendekatan yang dilakukan ini dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif sederhana untuk menjelaskan gambaran pengetahuan ibu tentang Perawatan Tali Pusat di Posyandu Kasih Ibu Desa Penghidupan Kampar Riau tahun 2018. Dengan menggunakana kuisoner didapatkan 40 ibu dengan hasil penelitian diketahui bahwa lebih dari sebagian besar pengetahuan ibu adalah baik yakni sebesar 65 % (26 orang) dan tidak baik yakni sebesar 35 % (14 orang). Guna peningkatan pengetahuan ibu mengenai perawatan tali pusat, diperlukan pendidikan kesehatan ketika ibu akan pulang kerumah.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the JOMIS : Journal of midwifery scinece
2. Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that JOMIS : Journal of midwifery scinece is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and publish articles.
3. Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.