PELATIHAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN PROMOSI DIGITAL UNTUK UMKM
DOI:
https://doi.org/10.36341/jpm.v7i2.4356Keywords:
Pengabdian Masyarakat, Pelatihan Keuangan, Promosi Digital, UMKMAbstract
Usaha kecil dan menengah semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi industri dan pariwisata di Lombok. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, kota Mataram menempati urutan pertama UMKM terbanyak di NTB dengan jumlah 22.473 per juli 2021. Permasalahan UMKM di kota Mataram masih terkendala pada permodalan, perizinan, bahan baku, pemasaran produk, pengelolaan keuangan dan inovasi. Temuan dari penelitian yang telah dilakukan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Bumigora, dari total 100 UMKM yang telah disurvey menyatakan bahwa modal menjadi kendala terbesar dari para pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnis dengan presentase 37%, pengelolaan keuangan 30%, promosi 17%, bahan baku 15%, dan lain-lain 11%. Berdasarkan dari data observasi maka diperlukan suatu tindakan utuk mengatasi permasalahan UMKM dan membantu mengembangkan usaha dari para pelaku UMKM yang di Kota Mataram. Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Bumigora mencoba memfasilitasi para UMKM dalam menghadapi tantangan terutama yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan promosi dengan melakukan pelatihan untuk para pelaku UMKM. Pelatihan UMKM dikemas dalam bentuk workshop yang disertai praktik dalam membuat laporan keuangan dan melakukan promosi secara digital sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin.Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative
2. Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and
3. publish articles.Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.