Efektivitas Penggunaan Strategi Regulasi Emosi Ditinjau Dari Perbedaan Gender
Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis
DOI:
https://doi.org/10.36341/psi.v6i2.3243Keywords:
Perbedaan Gender, Cognitive Reappraisal, Expressive Suppression, Regulasi EmosiAbstract
Eksistensi manusia sebagai makhluk sosial tidak terlepas dari perasaan dan emosi yang tidak menyenangkan, sehingga dibutuhkan upaya dalam meregulasi emosi untuk mengubah pengalaman emosional tersebut. Studi ini bertujuan untuk meninjau hasil-hasil penelitian yang mengkaji efektivitas strategi regulasi emosi cognitive reappraisal dan expressive suppression dari perbedaan gender. Adapun metode dalam peninjauan jurnal ini menggunakan database jurnal dari ScienceDirect, ProQuest dan Google Scholar yang terbit dalam 5 (lima) tahun terakhir atau berkisar antara 2017 hingga 2022. Jurnal tersebut didapatkan dengan kata kunci ““Gender Differencesâ€, “Cognitive Reappraisalâ€, “Expressive Suppression†dan “Emotion Regulationâ€, dalam kolom pencarian, kata kunci digabungkan dengan menggunakan kata “ANDâ€. Jurnal yang digunakan dalam tinjauan literatur ini berjumlah 7 (tujuh) jurnal. Hasil-hasil dalam tinjauan literatur ini banyak yang menunjukkan adanya perbedaan efektivitas dan penggunaan strategi regulasi emosi antara laki-laki dan perempuan. Hasil tinjauan literatur ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan referensi untuk mengembangkan diagnostik dan intervensi klinis yang lebih tepat.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the Psychopolytan : Jurnal Psikologi
2. Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that Psychopolytan : Jurnal Psikologi is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and publish articles.
3. Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.