Pengaruh Terapi Zikir Istigfar Terhadap Depresi Pada Mahasiswa

  • Nazula Hidayatul Ma’rufa Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 55584, Indonesia.
  • Assyifa Nur Rumaisha Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 55584, Indonesia.
  • Fuad Nashori Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 55584, Indonesia.

Abstract

Depresi merupakan gangguan suasana hati yang buruk dan dapat diidentifikasi dengan gejala sedih yang berkepanjangan, perasaan bersalah, putus asa, dan merasa rendah diri. Salah intervensi psikologis terbukti efektif untuk menangani kasus depresi dalam pendekatan Islam yaitu dengan zikir istighfar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak zikir istighfar terhadap tingkat depresi pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan subjek penelitian mahasiswa yang beragama Islam, laki-laki dan perempuan, berusia 18-23 tahun (7 laki-laki dan 23 perempuan). Seluruh subjek penelitian diberikan kuesioner prates dan pasca-tes dengan menggunakan skala BDI (Beck Depression Inventory). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan secara signifikan skor depresi yang diukur menggunakan T-test dengan skor mean sebelum intervensi sebesar 10.90 dan setelah intervensi turun secara signifikan menjadi 4.23. Dari hasil analisis tersebut ditemukan bahwa ada perbedaan kadar depresi pada subjek antara sebelum dan sesudah mengikuti terapi zikir. Maka dapat dikatakan bahwa terapi zikir terbukti memiliki pengaruh positif terhadap depresi yang dialami oleh mahasiswa. Semakin sering mahasiswa berzikir maka kadar depresi akan semakin rendah, begitu pula sebaliknya semakin jarang mahasiswa berzikir maka kadar depresi akan semakin tinggi.

Keywords: Zikir, Istigfahfar, Depresi, Mahasiswa

References

Al-Muqaddam, S. I. (2015). Fikih istighfar. Pustaka Al-Kautsar.

Anggun, M., Kusumawinakhyu, T., Wiharto, W., & Mustikawati, I.F. (2021). The effect of dhikr on anxiety and depression level in hemodialysis patients at Purwokerto Islamic Hospital. International Journal of Islamic and Complementary Medicine, 4(2(1), 15-2. Available from: https://islamicmedicine.or.id/index.php/ijim/article/view/15

Bahtiar, B., Sahar, J., Widyatuti, W. (2020). Music, dhikr, and deep breathing technique to decrease depression level in older adults: Evidence-based practice in Depok City, Indonesia. Asian Journal Community Engagement, 4(2), 468-484. https://doi.org/10.7454/ajce.v4i2.1093

Beck, A.T. (1985). Depression: Causes and Treatment. University of Pensylvania Press.

Burns, D. D. (1988). Terapi Kognitif. Pendekatan Baru Bagi Penanganan Depresi (Terjemahan Oleh Santosa). Penerbit Erlangga.

Dirgayunita, A. (2016). Depresi: Ciri, penyebab dan penangannya. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 1(1), 1-14. https://doi.org/10.33367/psi.v1i1.235

Fadhilah, N. (2019). Studi Kasus Praktek Dzikir Pada Resiliensi Pasien Muslim Dengan ca cervix di Wilayah Puskesmas Kalijudan. Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surabaya).

Hairina, Y. (2018). Konseling Qur’ani: Suatu Model Pendekatan Konseling untuk Mengatasi Gangguan Depresi. In Seminar Nasional Dan Workshop Bimbingan Dan Konseling, UIN Banjarmasin

Hayatussofiyyah, S., Nashori, H.F., & Rumiani, R. (2017). Efektivitas terapi kognitif perilakuan religius untuk menurunkan depresi pada remaja. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 2(1), 42-54. http://dx.doi.org/10.22373/psikoislamedia.v2i1.1823

Hasanah, U., Fitri, N.L., Supardi, & Livana. (2020). Depresi pada mahasiswa selama Pandemi Covid-19. Jurnal Keperawatan Jiwa, 421-424. https://doi.org/10.26714/jkj.8.4.2020.421-424

Himawan, F., Suparjo, & Cuciati. (2020). Pengaruh terapi zikir terhadap tingkat depresi pada pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisis. Journal of Holistic Nursing Science, 7(1), 10-20. https://doi.org/10.31603/nursing.v7i1

Kartikasari, M., & Nashori, F. (2022). Efektivitas terapi zikir istigfar untuk mengurangi gejala Gangguan Stres Pascatrauma pada istri korban kekerasan dalam rumah tangga. Psychopolytan: Jurnal Psikologi, 5(2), 83-98. https://doi.org/10.36341/psi.v5i2.1942

Kumala, O. D., Kusprayogi, Y., & Nashori, F. (2017). Efektivitas pelatihan zikir dalam meningkatkan ketenangan jiwa pada lansia penderita hipertensi. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(1), 55-66. https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol11.iss1.art4

Majid, D. & Sukartini. (2021). Seft Kombinasi Zikir Berpengaruh terhadap Depresi dan Kualitas Hidup Pada Pasien Kanker Kolon yang Menjalani Kemoterapi. Jurnal Keperawatan, 13(3). DOI: https://doi.org/10.32583/keperawatan.v13i3.1693

Mamlukah & Kumalasari, I. (2022). Pengaruh psikoedukasi zikir terhadap tekanan darah, kecemasan, dan depresi Ibu Hamil di Masa Pandemi. Window of Health Jurnal Kesehatan, 5(3). https://doi.org/10.33096/woh.vi.50

Nashori, F. (2005). Hubungan Antara Kualitas dan Intensitas Dzikir Dengan Kelapangdadaan Mahasiswa. Millah, 5(1), 121–136. https://doi.org/10.20885/millah.vol5.iss1.art9

Nashori, F., Diana, R.R., Hidayat, B. (2020). The trens in pslamic psychology in Indonesia. In Ralph W. Hood Jr & Sariya Cheruvalill-Contractor (eds.), Research in the Social Scientific Study of Religion Volume 20 (p 162-180). DOI:10.1163/9789004416987_010

Nashori, H.F. & Saputro, I. (2021). Psikologi resiliensi. Universitas Islam Indonesia.

Okviasanti, F. (2016) Pengaruh Zikir Terhadap Respons Kognitif, Kadar Kortisol, Dan Tingkat Depresi Klien Gagal Jantung Di Rsud Dr. Soegiri Lamongan. Thesis, Universitas Airlangga.

Rofiqah, T. (2015). Upaya Mengatasi Gangguan Mental Melalui Terapi Zikir. Jurnal Dimensi, 4(3), 1–22.

Ruidahasi, T.D. & Nashori, F. (2021). The Effectiveness of Istighfar Dzikr Therapy in Increasing Domestic Violence Victims’ Resilience. International Journal of Islamic Educational Psychology, 2(2), 142-165. https://doi.org/10.18196/ijiep.v2i2.12992

Ruidahasi, T. D., Kartikasari, M., & Nashori, H. F. (2022). Validasi Modul Terapi Zikir Istigfar Untuk Meningkatkan Resiliensi Dan Menurunkan Gejala Gangguan Stres Pascatrauma Pada Orang Dewasa. Jurnal EMPATI, 10(5). https://doi.org/10.14710/empati.2021.32940

Supradewi, R. (2019). Stres mahasiswa ditinjau dari koping religius. Psycho Idea, 17(1), 9-22.

Thurai, S. R. T., & Westa, W. (2017). Tingkat depresi dalam kalangan mahasiswa kedokteran semester VII Universitas Udayana dan keterlibatan mereka dalam kegiatan fisik. Intisari Sains Medis, 8(2), 147-150.

Trimulyaningsih, N., & Subandi, M. A. (2010). Terapi Kognitif-Perilakuan Religius untuk Menurunkan Gejala Depresi. JIP (Jurnal Intervensi Psikologi), 2(2), 205-228.

Umamah, F. U., & Fabiyanti, A. (2018). Pengaruh Terapi Musik Dzikir Terhadap Tingkat Depresi Pada Lansia Di Rt 3 Rw 2 Rumah Dinas Tni-Al Pulungan. Journal of Health Sciences, 11(2), 188–195. https://doi.org/10.33086/jhs.v11i2.112

Uyun, Q., Kurniawan, I. 2018. Taubat (repentance) and istighfar (seek forgiveness from Allah) therapy to improve subjective well being of master students: a preliminary study. Advance Science Letters, 24(7)), 5422-5425. https://doi.org/ doi:10.1166/asl.2018.11748

Wulandari, E., & Nashori, H. F. (2014). Pengaruh terapi zikir terhadap kesejahteraan psikologis pada lansia. Jurnal Intervensi Psikologi, 6(2), 235–250.

Wardani, I. W., & Nashori, F. (2021). Efektivitas Terapi Membaca Al-Fatihah Reflektif-Intuitif dalam Menurunkan Depresi Penyintas Autoimun. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 6(2), 196-214. DOI: https://doi.org/10.33367/psi.v6i2.1558

Yurisaldi. (2010). Berdzikir untuk kesehatan saraf. Jakarta: Zaman.

Published
2023-08-31
Section
Articles
pdf
Abstract views: 605
downloads: 488