Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Seledri (Apium Graveolens L.) Terhadap Staphylococcus Aureus

Penulis

  • Kony Putriani Universitas Abdurrab
  • Nadya Putri Auliya Serawaidi
  • Asiska Permata Dewi
  • Maya Radista

Kata Kunci:

Daun Seledri(Apium graveolens L) , Ekstrak Etanol, Antibakteri , Staphylococcus Aureus

Abstrak

Penggunaan daun seledri pada penelitian ini dikarenakan daun seledri memiliki kandungan senyawa antibakteri seperti saponin, tanin, dan  flavanoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun seledri terhadap Staphilococcus Aureus pada konsentrasi 10%, 30%, dan 50% menggunakan metode difusi agar, kloramphenikol sebagai kontrol positif dan Aquadest sebagai kontrol negatif. Metode ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil uji daya hambat dengan konsentrasi ekstrak etanol daun seledri  10%, 30%, dan 50% dapat menghambat pertumbuhan Staphilococcus Aureus dengan rata-rata diameter zona hambat 0 mm, 0,6 mm, dan 10,6 mm. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun seledri memiliki aktivitas antibakteri dengan aktivitas lemah terhadap Stapholococcus Aureus.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-07-07

Cara Mengutip

Putriani, K., Serawaidi, N. P. A., Dewi, A. P., & Radista, M. (2023). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Seledri (Apium Graveolens L.) Terhadap Staphylococcus Aureus. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab, 1(2), 1–5. Diambil dari https://jurnal.univrab.ac.id/index.php/jika/article/view/3594