Identifikasi Kandungan Hidrokuinon Dalam Krim Pemutih Wajah yang Beredar di Pasar Kodim Pekanbaru Dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT)

Penulis

  • vonny kurnia utama
  • Putri Hananda

Kata Kunci:

Whitening cream, hydroquinone, Pekanbaru Kodim Market, Thin Layer Chromatography (TLC)

Abstrak

Krim pemutih wajah termasuk dalam sediaan kosmetik yang digunakan untuk memperindah diri. Hidrokuinon merupakan salah satu bahan berbahaya yang dilarang penggunaanya dalam sediaan kosmetik. Berdasarkan aturan BPOM hidrokuinon termasuk dalam golongan obat keras dan penggunaanya harus dengan resep dokter. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan hidrokuinon dalam krim pemutih wajah yang dijual di Pasar Kodim Pekanbaru menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis. Prinsip Kromatografi Lapis Tipis yaitu pemisahan senyawa multi komponen dengan menggunakan dua fase yaitu fase diam dan fase gerak. Fase diam yang digunakan yaitu silika Gel GF 254 nm dan fase gerak yang digunakan yaitu toluen dan asam asetat glasial (8:2). Dari hasil pengujian ini didapatkan nilai Rf baku hidrokuinon sebesar 0,41 dengan nilai Rf sampel 1 yaitu 0,42, nilai Rf sampel 2 yaitu 0,43, nilai Rf sampel 3 yaitu 0,40 dan nilai Rf sampel 4 yaitu 0,41 dari hasil tersebut menunjukan bahkan nilai Rf baku hidrokuinon sama atau hampir sama dengan nilai larutan sampel tidak lebih dari 0,05. Dari pengujian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa semua sampel yang diuji dinyatakan positif hidrokuinon ditandai dengan adanya noda bercak ungu yang sejajar pada sampel yang diuji dengan baku hidrokuinon, dan nilai Rf sampel dan baku yang didapat tidak lebih dari 0,05.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-07-24

Cara Mengutip

utama, vonny kurnia, & Hananda, P. (2023). Identifikasi Kandungan Hidrokuinon Dalam Krim Pemutih Wajah yang Beredar di Pasar Kodim Pekanbaru Dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab, 1(2), 145–152. Diambil dari https://jurnal.univrab.ac.id/index.php/jika/article/view/3721