FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ISPA PADA BALITA

Penulis

  • Onih Caniago Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus Jakarta
  • Tuti Asrianti Utami STIK Sint Carolus
  • Fulgensius Surianto Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.36341/jomis.v6i2.2199

Kata Kunci:

balita, kejadian ISPA

Abstrak

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyumbang angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi pada balita setiap tahunnya di negara berkembang termasuk Indonesia. Penyebab kejadian ISPA pada balita karena faktor individu (umur, status imunisasi, jenis kelamin, berat badan lahir, ASI eksklusif dan status gizi), faktor lingkungan fisik (jenis dinding, suhu, kelembapan dan kepadatan hunian, bahan bakar untuk memasak) dan faktor perilaku anggota keluarga yang merokok di dalam rumah. Tujuan penelitian untuk menganalisis kejadian ISPA pada balita di RS Cinta Kasih (CK) Tzu Chi Cengkareng-Jakarta Barat. Desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan data retrospektif dari data rekam medik. Sampel penelitian sebanyak 100 balita ISPA dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menjelaskan  bahwa sebagian besar  usia balita yang mengalami ISPA memiliki  usia < 25 bulan sebanyak 55 %, status gizi kurang 52%, imunisasi lengkap 53%, kejadian ISPA ringan 47% pada balita di RSCK Tsu Chi. Analisis statistik  menggunakan uji statistik Kendall Tau-b, menjelaskan bahwa ada hubungan  antara berat badan lahir balita (p value = 0,004), status gizi  (p value = 0.000), pemberian ASI Eksklusif (p value = 0.002) dan imunisasi ( p value = 0.024) dengan kejadian ISPA di RSCK Tsu Chi. Kesimpulan sebaiknya keluarga terutama ibu, penting untuk menjaga kesehatannya selama hamil untuk mencegah bayi terlahir BBLR, Pemberian Makan Bayi dan Anak yang benar yaitu berikan ASI Eksklusif  lalu MPASI (Makanan Pendamping  ASI) untuk menjadikan status gizi balita baik, kepatuhan dalam imunisasi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-08-06