PENGARUH VIDEO PIJAT ENDHOPRIN TERHADAP KELANCARAN ASI PADA IBU MENYUSUI
DOI:
https://doi.org/10.36341/jomis.v7i1.2248Kata Kunci:
video, pijat endhoprin, kelancaran ASIAbstrak
Pemberian ASI dini dan eksklusif dapat membantu menurunkan angka kematian bayi yang masih tinggi di Indonesia. Rendahnya cakupan ASI eksklusif pada bayi di bawah enam bulan salah satunya disebabkan oleh terhambatnya produksi ASI ibu nifas pada hari-hari pertama setelah melahirkan sehingga sebagian besar bayi mendapat susu formula.Upaya untuk membantu pencapaian peran ibu nifas salah satunya dengan intervensi pijat endhoprin melalui media video learning multimedia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media video multimedia terhadap pengetahuan ibu tentang pijat endorfin dan kelancaran menyusui. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (one group pretest and posttest design). Dilaksanakan antara April dan Juli 2021. Ibu menyusui dalam penelitian ini berasal dari Puskesmas Arjasa Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Purposive sampling digunakan dalam pengambilan sampel. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengetahuan ibu menyusui tentang massage endorphin melalui video learning multimedia pijat endhoprin untuk kelancaran ASI dengan hasil ada pengaruh sebelum dan sesudah diberikan video terhadap pengetahuan massage endorphin. Peneliti menyarankan agar petugas kesehatan lebih proaktif dalam melakukan kegiatan media outreach dengan pendekatan yang berpusat pada keluarga.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the JOMIS : Journal of midwifery scinece
2. Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that JOMIS : Journal of midwifery scinece is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and publish articles.
3. Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.