EFEKTIFITAS BREAST CARE TERHADAP PRODUKSI ASI DI KOTA PEKANBARU
DOI:
https://doi.org/10.36341/jomis.v7i1.2799Kata Kunci:
Kata Kunci: Breast care, ASI, Postpartum ABSTRAK Menyusui merupakan investasi terbaik untuk kelangsungan hidup serta meningkatkan kesehatan, perkembangan sosial, ekonomi individu dan bangsa. Breast care post partum adalah perawatan payudara pada ibu setelah melahirkan sedini mungkin. Manfaat breast care post partum antara lain melancarkan refleks pengeluaran ASI atau refleks let down, cara efektif meningkatkan volume ASI peras/perah, serta mencegah bendungan pada payudara/payudara bengkak. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian quacy eksperiment dengan rancangan two group pretest-posttest design mana rancangan ini dilakukan pengukuran jumlah banyak ASI yang dilakukan pemijatan dengan yang tidak dilakukan pemijatan (pretest) dan dinilai kembali setelah dilakukan pemijatan (pretest). Penelitian ini akan dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbai. Waktu penelitian dilaksanakan di bulan Februari sampai bulan Juni 2022. kelompok sampel yang akan diambil adalah 11 orang dengan jumlah total menjadi 22 orang. Penelitian dilakukan 7 hari dengan memberikan breastcare selama 7 x kemudian dilihat produksi ASInya pada hari ke-8. Hasil analisis data dengan independent t test pada tabel 6 di atas menunjukkan bahwa rata –rata produksi ASI pada kelompok breastcare postpartum lebih lancar dibandingkan dengan kelompok tanpa breast care postpartum yaitu 6.84 > 3.72 serta nilai thit > ttab (16.47 > 1.691) atau nilai Ï : 0,000 < 0,05 yang artinya Breastcare Postpartum efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Breastcare dapat dijadikan rekomendasi sebagai tambahan perawatan rutin bagi ibu nifas dan menyusui untuk membantu keberhasilan dalam pemberian ASI Ekslusif.Abstrak
Menyusui merupakan investasi terbaik untuk kelangsungan hidup serta meningkatkan kesehatan, perkembangan sosial, ekonomi individu dan bangsa. Breast care post partum adalah perawatan payudara pada ibu setelah melahirkan sedini mungkin. Manfaat breast care post partum antara lain melancarkan refleks pengeluaran ASI atau refleks let down, cara efektif meningkatkan volume ASI peras/perah, serta mencegah bendungan pada payudara/payudara bengkak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas Breastcare pada ibu menyusui terhadap produksi ASI. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian quacy eksperiment dengan rancangan two group pretest-posttest design mana rancangan ini dilakukan pengukuran jumlah banyak ASI yang dilakukan pemijatan dengan yang tidak dilakukan pemijatan (pretest) dan dinilai kembali setelah dilakukan pemijatan (pretest). Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbai. Waktu penelitian dilaksanakan di bulan Februari sampai bulan Juni 2022. kelompok sampel yang akan diambil adalah 11 orang dengan jumlah total menjadi 22 orang. Penelitian dilakukan 7 hari dengan memberikan breastcare selama 7 x lalu dilihat babagaimana produksi ASInya pada hari ke-8. Hasil analisis data dengan independent t test pada tabel 6 di atas menunjukkan bahwa rata –rata produksi ASI pada kelompok breastcare postpartum lebih lancar dibandingkan dengan kelompok tanpa breast care postpartum yaitu 6.84 > 3.72 serta nilai thit > ttab (16.47 > 1.691) atau nilai Ï : 0,000 < 0,05 yang artinya Breastcare Postpartum efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Breastcare dapat dijadikan rekomendasi sebagai tambahan perawatan rutin bagi ibu nifas dan menyusui untuk membantu keberhasilan dalam pemberian ASI Ekslusif.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the JOMIS : Journal of midwifery scinece
2. Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that JOMIS : Journal of midwifery scinece is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and publish articles.
3. Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.