TEKNIK MARMET TERHADAP KELANCARAN ASI PADA IBU POST PARTUM

Penulis

  • Syahroni Damanik Institut Kesehatan Helvetia Medan
  • Suyanti Suwardi Institut Kesehatan Helvetia Medan

DOI:

https://doi.org/10.36341/jomis.v7i1.2800

Kata Kunci:

Teknik marmet, kelancaran ASI dan ibu post partum

Abstrak

Kegagalan menyusui sering disebabkan karena faktor psikologis ibu pada harihari awal proses menyusui. Ibu sering merasa takut kalau ASI yang dihasilkan tidak mencukupi kebutuhan bayinya. Jika menyusui di periode awal kelahiran tidak dapat dilakukan, upaya yang dapat dilakukan sebagai alternatif terbaik berikutnya adalah memerah atau memompa ASI selama 10 - 20 menit tiap dua sampai tiga jam sekali hingga bayi dapat menyusu. Penelitian ini menggunakan Quasy Eksperiment Design (Rancangan Eksperimen Semu) dengan menggunakan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu nifas berjumblah 40 orang. Penelitian ini menggunakan tekhnik Porposive sampling dengan analisa univariat dan bivariat dengan uji T test. Penelitian yang di dapatkan dari analisa data dengan uji Wilcoxon.  Tindakan ini dapat membantu memaksimalkan reseptor prolaktin dan meminimalkan efek samping dari tertundanya proses menyusui pada bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik marmet terhadap kelancaran ASI pada ibu post partum. Hasil pada tabel diketahui bahwa nilai P- Value (0,001) <0.05 maka Ho di tolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh teknik marmet terhadap kelancaaran ASI pada ibu nifas. Rekomendasi dalam peneliti yaitu teknik marmet efektif dilaksanakan untuk melancarkan ASI pada ibu post partum dan teknik marmet dapat merangsang peningkatan hormon prolaksin dan oksitosin berefek relaksasi pada ibu post partum sehingga hal ini dapat dipraktikan kepada ibu post partum.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-01-28