PILOT STUDY: VALIDASI PENGUKURAN KOMUNIKASI KESEHATAN DALAM ANTISIPASI KERAGUAN VAKSIN DI INDONESIA

Penulis

  • Nelia Afriyeni Universitas Andalas
  • Tri Rahayuningsih Universitas Andalas
  • Resti Wahyuni Universitas Andalas
  • Dwi Puspasari Universitas Andalas
  • Chintia Aulia Rahmah Universitas Andalas
  • Rico Dwi Putra Anggara Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.36341/jomis.v7i1.2829

Kata Kunci:

komunikasi kesehatan, keraguan vaksin covid-19, validasi pengukuran

Abstrak

COVID-19 adalah topik penelitian yang dominan dalam komunikasi kesehatan tiga tahun terakhir ini. Mayoritas diskusi dan kegiatan difokuskan pada studi penerapan strategi komunikasi untuk menginformasikan pengambilan keputusan individu. Namun, peran komunikasi kesehatan secara efektif dan efisien dapat meningkatkan pengetahuan seseorang tentang risiko kesehatan dan memberikan keterampilan yang mendorong untuk mengurangi dampak sosial dari komunikasi kesehatan ternyata masih kurang diperhatikan. Penelitian ini bertujuan memberikan wawasan tersebut karena agar dapat menyelesaikan masalah terkait keraguan vaksin dan informasi yang salah. Fokus penelitian ini adalah pada pengukuran komunikasi kesehatan, oleh karena itu penting untuk memperoleh validasi skalanya sebagai syarat pengukuran. Metode penelitian secara mix, terbagi atas tahapan kualitatif melalui pertanyaan terbuka dari hasil reviu literatur. Dilanjutkan secara kuantitatif, jawaban responden kemudian disusun menjadi aitem pernyataan, melewati uji keterbacaan, dan uji coba skala. Populasi penelitian ini adalah masyarakat Indonesia yang telah vaksin Covid-19 minimal dosis pertama. Manfaat penelitian ini agar dapat memperkuat kesadaran masyarakat untuk berperilaku sehat dan menerima program vaksinasi. Hasilnya, diperoleh skala komunikasi kesehatan yang dikembangkan dari lima aspek: sumber, saluran, pesan, audiens, dan konteks oleh teori Nelson dalam 16 aitem melalui analisa faktor konfirmatori yang diolah softwere PLS-SEM pada 319 orang. Komunikasi kesehatan memiliki hubungan negatif dengan Vaccine Hesitancy dengan sumbangan pengaruh sebesar 53,7%. Temuan ini tentunya bisa menjadi studi pendahuluan untuk penelitian berikutnya. Pembahasan selanjutnya adalah bagian tugas ilmu perilaku yang berkaitan dengan komunikasi professional untuk promosi kesehatan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-01-28