PERAN BUDAYA DAN AGAMA DALAM MENGATASI STUNTING DI JORORNG PAHAMBATAN KENAGARIAN BALINGKA KABUPATEN AGAM
DOI:
https://doi.org/10.36341/jomis.v8i1.4087Kata Kunci:
stunting, budaya, agamaAbstrak
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh anak yang mengakibatkan anak menjadi pendek dimana penyebab utamanya adalah kekurangan nutrisi. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting pada anak diantaranya, rendahnya pengetahuan ibu tentang nutrisi yang baik selama masa kehamilan. Oleh karena itu perlu dievaluasi mengenai perilaku ibu dalam upaya pencegahan stunting pada anak, terutama pada balita. Perilaku yang perlu dievaluasi terdiri dari peran budaya,agama, sikap, dan tindakan, dengan dilakukannya evaluasi dari diidentifikasi mengenai apa saja yang telah dilakukan oleh ibu dalam upaya pencegahan stunting (Fildzah et al., 2020). Penelitian bertujuan untuk diketahuinya informasi mendalam mengenai gambaran peran budaya dan agama dalam mengatasi Stunting di Jorong Pahambatan Kenagarian Balingka. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian bersifat kualitatif dengan metode Indepth Interview. Teknik pengambilan sampel adalah Purposive Random Sampling yaitu disesuaikan dengan pertimbangan penelitian dan jumlah informan yang dianggap cukup. Jumlah informan dalamĀ penelitian ini adalah 4 informan, yaitu terdiri dari walinagari, bidan pelaksana, tokoh agama dan ibu yang memiliki balita. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara. Pengolahan dan analisa data dilakukan dengan menggunakan transkrip data dan reduksi data meliputi penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran budaya dan agama dalam mengatasi stunting di Jorong Pahambatan sudah baik namun angka stunting di nagari masih tinggi sehingga perlu dilakukan penelitian pada ibu, suami dan keluarga menggunakan variabel terkait. Kesimpulan penelitian ini adalah diketahuinya informasi mendalam mengenai gambaran peran budaya dan agama dalam mengatasi stunting di Jorong Pahambatan Kenagarian Balingka Kabupaten Agam.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the JOMIS : Journal of midwifery scinece
2. Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that JOMIS : Journal of midwifery scinece is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and publish articles.
3. Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.