IMPLEMENTASI SCL UNTUK MENAMBAH KOMPETENSI SISWA SMK DALAM MEMONITOR PROYEK IOT MELALUI PLATFORM BLYNK
SCL IMPLEMENTATION TO ADD VOCATIONAL SCHOOL STUDENT COMPETENCE IN MONITORING IOT PROJECTS THROUGH THE BLYNK PLATFORM
DOI:
https://doi.org/10.36341/jpm.v6i3.3192Kata Kunci:
IoT, Platform Blynk, SCLAbstrak
SMK Taruna Persada Dumai merupakan salah satu SMK yang mengikuti program SMK Pusat Keunggulan. Program ini fokus pada pengembangan kompetensi keahlian tertentu untuk siswa SMK. Pengembangan kompetensi diprioritaskan pada kompetensi yang selaras dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja. Berdasarkan evaluasi kegiatan PkM tahun sebelumnya, pihak SMK Taruna Persada Dumai meminta untuk melanjutkan kegiatan dengan fokus penambahan kompetensi siswanya. Kompetensi yang akan diajarkan dalam PkM PSTRK tahun 2022 adalah pengenalan bidang IoT yang saat ini sedang berkembang. PSTRK melaksanakan implementasi Student Centered Learning (SCL) untuk menambah kompetensi siswa SMK dalam memonitor proyek IoT melalui platform Blynk. PkM telah dilaksanakan pada 6 September 2022 dari jam 9.00 pagi sampai dengan jam 14.00 siang. Kegiatan ini diikuti oleh 20 siswa-siswi Jurusan Teknik Komputer Jaringan, SMKS Taruna Persada Kota Dumai. Modul SCL yang diberikan terdiri dari 5 bagian. Bagian pertama fokus pada model pembelajaran small group discussion dalam pengenalan prosesor, aktuator, dan sensor. Kemudian, bagian kedua siswa-siswi melakukan simulasi rangkaian LED dan ESP32 menggunakan simulator wokwi.com. Bagian ketiga dilanjutkan dengan model case study rangkaian LED dan NodeMCU 8266. Antusiasme dan semangat siswa dalam melakukan pembelajaran mandiri membuat bagian ketiga ini memakan waktu yang lama. Sehingga, bagian keempat berupa role-play kontrol lampu warna-warni berupa kontrol LED melalui Blynk dan bagian kelima berupa model discovery learning pembacaan data sensor DHT11 tidak sempat dikerjakan. Sebagai solusi, tim PkM meninggalkan dua set modul pembelajaran untuk bisa dikerjakan siswa-siswi di lain waktu secara mandiri. Di akhir pembelajaran, umpan balik dari siswa-siswi dikumpulkan dan hasilnya menunjukkan kepuasan mereka terhadap materi yang diberikan, cara penyajiannya, kualitas modul, dan kesesuaian materi. Siswa-siswi juga berharap kembali diikutkan pada program PkM lainnya dengan materi yang berbeda.
Unduhan
Referensi
Wijayati H, Widhiyoga G, 2022, “Pelatihan Merancang Program Literasi Ramah Anak bagi Guru Guna Meningkatkan Minat Baca Siswaâ€, vol. 6, no. 1, pp. 8–18, Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin.
Indarti L, Nurdin D, 2022, “Peningkatan Kompetensi Guru melalui Diklat Daring Masif dan Terbuka pada Mata Diklat English for Teaching Science yang diselenggarakan oleh PPPPTK IPAâ€, vol. 6, no. 1, pp. 71–80, Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin.
Fitrisia Y, Fadhli M, Nurmalasari D, Novayani W, Purwantoro S, 2022, “Pelatihan Pembuatan Perangkat Ajar Interaktif Menggunakan Mentimeterâ€, vol. 5, no. 3, pp. 82–93, Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin.
Akbar Ramadhan R, Kudus Zaini A, Kristian Pranoto B, 2022, “ Edukasi Pemrograman WEB Fundamental Sebagai Ilmu Wajib Era Industri 4.0â€, vol. 3, no. 1, pp. 11-15, Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penerapan Ilmu Pengetahuan.
Hadi, R. 2007, “Dari Teacher-Centered Learning ke Student-Centered Learning: Perubahan Metode Pembelajaran di Perguruan Tinggi. Jurnal Pemikiran Alternatif Pendidikanâ€, INSANIA. 12(3), 408-419.
Harsono. 2006, “Kearifan dalam Transformasi Pembelajaran: Dari Teacher-Centered ke Student Centered Learningâ€. Jurnal Pendi-dikan Kedokteran dan Profesi Kesehatan Indonesia, I (1)
Munadi S, 2015, “Pengaruh Strategi Pembelajaran Student-Centered Learning dan Kemampuan Spasial terhadap Kreativitas Mahasiswaâ€, 13 Hal, Vol 22, No 4, Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Astjarjo Rini W, 2019, “Pembelajaran dengan Pendekatan Student Centered Learning (SCL) pada semolah Minggu.â€, Vol. 3 No. 1, Jurnal Shanan.
Hermanto R., Harimurti R., 2017,†Penerapan Model Pembelajaran Student Centered Learning Berbasis Media Pembelajaran Google for Education untuk meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Bidang Kejuruan Multimedia SMK Negeri 3 Surabaya.â€, Volume 01 Nomor 02, 23-27, Jurnal IT-Edu.
Budiyanto U, Fatimah T, Farida Ariyani P, 2021, “Pengenalan Internet of Things (IoT) sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.â€, Volume 1, Nomor 1, Hal: 82-86, Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Zubaidi A, Pasek Suta Wijaya IG, Irmawati B, Agus Arimbawa IW, 2019,†Pengenalan Teknologi Internet of Things (IoT) bagi Siswa Siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Mataram.†Volume 6, Nomor 1, Jurnal Abdi Insani LPPM Unram.
Fadlika I, Nur Afandi A, Gumilar L, Rizal Andriansyah M, Mistakim E, Syahrudin F, Gunawan R, 2022, “Application of the Internet of Things (IoT) based digital platform for “Peduli, Keamanan, dan Ketertiban†(PEKERTI)â€, Volume 7, No 1, Hal 54-63, ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang
Fuada S, Nul Ichsan I, Putra Pratama H, Indriati D, Putri H, Muhammad Suranegara G, Setyowati E, Fauzi A, 2020, “Workshop Internet of Things untuk Guru dan Siswa Sekolah Menengah di Purwakarta, Jawa Barat, Guna Menunjang Kompetensi Era Industri 4.0â€, Vol 4 No. 2, Hal 39-52, J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin.Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative
2. Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and
3. publish articles.Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.