IMPLEMENTASI MAKNA FILIPI 2:2 PADA ANAK SEKOLAH MINGGU MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL MENARA BOY

Implementation of Philippians 2:2 in Sunday School Children Through The Traditional Game Menara Boy

Penulis

  • Mieke Yen Manu IAKN KUPANG
  • Junaity Soften Sine IAKN Kupang
  • Friandry W. Thoomaszen IAKN Kupang

DOI:

https://doi.org/10.36341/jpm.v6i3.3366

Kata Kunci:

permainan tradisional, sekolah minggu, menara boy

Abstrak

Pelayanan anak dalam gereja perlu mendapat perhatian yang serius dari semua pihak terkait. Anak-anak harus dididik untuk mengenal Allah melalui pembelajaran Alkitab yang efektif. Peningkatan media belajar di sekolah minggu menjadi kebutuhan yang tidak bisa dielakkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menolong mitra memanfaatkan media permainan tradisional Menara Boy untuk mengimplemantasikan makna Filipi 2:2 tentang kerja sama mencapai tujuan bersama dan sekaligus memperkenalkan permainan tradisional pada generasi saat ini. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam 2 bentuk yaitu pembelajaran Alkitab dan bermain permainan tradisional sebagai implementasinya. Hasilnya anak-anak sekolah minggu diajar untuk saling mengasihi dan tolong menolong di antara sesama saudara dalam Tuhan. Pembelajaran ini diimplementasikan dengan baik ketika bermain Menara Boy. Berdasarkan refleksi diakhir permainan, anak-anak mengakui bahwa kegagalan dalam permainan diakibatkan karena fokus pada diri sendiri dan gagal menjalin kerja sama sesama anggota kelompok. Dengan demikian tim pengabdi merekomendasikan untuk memanfaatkan permainan tradisional lainnya untuk digunakan sebagai media pembelajaran, tentunya permainan tradisional yang mengandung nilai positif yang sejalan dengan kebenaran Firman Allah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Y. Dwiati, “Upaya Guru Sekolah Minggu dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Alkitab di Kelas Sekolah Minggu,†Fidei J. Teol. Sist. dan Prakt., vol. 3, no. 2, pp. 285–301, 2020, doi: 10.34081/fidei.v3i1.186.

R. W. Lynn and W. Ellliot, The Big Little School: 200 Years of the Sunday School. Birmingham and Nashville: Religious Education Press and Abingdon Press, 1971.

R. R. Boehlke, Sejarah Perkembangan Pikiran dan Praktik Pendidikan Agama Kristen, Jilid II. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1997.

S. Andrianti, “Robert Raikes (Bapa Sekolah Minggu) dan perkembangan Sekolah Minggu,†Antuisias J. Teol. dan pelayanan, vol. 1, no. 1, pp. 145–146, 2011.

W. Sanjaya, Kurikulum Dan Pembelajajaran Teori Dan Praktik Pengembangan Kuriukulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Bandung: Kencana Penara Media Group, 2008.

H. Sitorus, “Analisis Pengembangan Variasi Mengajar Guru Sekolah Minggu,†J. Christ. Hum., vol. 3, no. 2, pp. 162–168, 2019, doi: 10.46965/jch.v3i2.132.

Y. A. Pattinama, “Peranan Sekolah Minggu Dalam Pertumbuhan Gereja,†J. Scriptia Teol. Dan Pelayanan Kontekst., vol. 4, no. 2, pp. 132–151, 2019, [Online]. Available: https://ejournal.stte.ac.id/index.php/scripta/article/view/68/52

D. F. Panuntun, R. Tanduklangi, M. Adeng, and C. E. Randalele, “Model Ibadah Sekolah Minggu Kreatif-Interaktif bagi Generasi Alfa di Gereja Toraja,†BIA’ J. Teol. dan Pendidik. Kristen Kontekst., vol. 2, no. 2, pp. 193–208, 2019, doi: 10.34307/b.v2i2.113.

S. M. Tameon, “Peran Bermain Bagi Perkembangan Kognitif dan Sosial Anak,†J. Penelit. dan Pengemb. Pendidik., vol. 1, no. 1, pp. 26–39, 2018, [Online]. Available: http://ejournal.upg45ntt.ac.id/index.php/ciencias/index

T. Andriani, “Permainan Tradisional Dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini,†J. Sos. Budaya, vol. 9, no. 1, pp. 121–136, 2012.

F. Syamsiana and A. Lutfi, “Media Permainan Tradisional Boy-Boyan Untuk Pembelajaran Sifat-sifat Sistem Periodik Unsur SMA Kelas X,†UNESA J. Chem. Educ., vol. 3, no. 1, pp. 1–9, 2014.

A. Sasmita, “Permainan Boy-Boyan Sebagai Media Untuk Meningkatkan Perkembangan Moral Pada Anak Laki-Laki Sekolah Dasar,†Universitas Muhammadiyah Malang, 2017. [Online]. Available: https://eprints.umm.ac.id/43994/%0Ahttps://eprints.umm.ac.id/43994/1/jiptummpp-gdl-anggunsasm-51411-1-skripsi.pdf

I. A. Rahman, D. Ariani, and N. Ulfa, “Tingkat Kecanduan Game Online Pada Remaja,†J. Mutiara Ners, vol. 5, no. 2, pp. 85–90, 2022.

Sisca, Aneka Permainan Outbond Untuk Kecerdasan dan Kebugaran. Yogyakarta : Bintang Cemerlang. Yogyakarta: Bintang Cemerlang., 2012.

C. C. D. Anggraini and M. F. A. Untari, “Keefektifan Model Permainan Boy-Boyan Terhadap Hasil Belajar Tema ‘Diriku’ Siswa Kelas I Sd,†Mimb. Sekol. Dasar, vol. 1, no. 1, pp. 92–98, 2014, doi: 10.17509/mimbar-sd.v1i1.869.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-06-30

Cara Mengutip

Manu, M. Y., Soften Sine, J., & W. Thoomaszen, F. (2023). IMPLEMENTASI MAKNA FILIPI 2:2 PADA ANAK SEKOLAH MINGGU MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL MENARA BOY: Implementation of Philippians 2:2 in Sunday School Children Through The Traditional Game Menara Boy. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 6(3), 233–241. https://doi.org/10.36341/jpm.v6i3.3366

Terbitan

Bagian

Articles