PEER COUNSELING ANTI BULLYING UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL
DOI:
https://doi.org/10.36341/jpm.v7i2.4140Kata Kunci:
Siswa, Perilaku Bullying, SekolahAbstrak
Akhir – akhir ini kasus perundungan cukup memprihatinkan. Perundungan atau bullying sangat mengancam keadaan mental anak. Bullying merupakan suatu perilaku negatif berulang yang dilakukan secara sadar, biasanya dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang yang memiliki kuasa lebih dibanding korbannya. Penting bagi institusi pendidikan agar mempersiapkan atau merancang pelatihan Peer Counseling bagi siswa mereka agar dapat menunjang kualitas mental siswa dan meminimalisir masalah perundungan yang muncul di lingkup remaja sekolah. Untuk itu dirasa penting bagi institusi pendidikan agar mempersiapkan atau merancang pelatihan Peer Counseling bagi siswa mereka agar dapat menunjang kualitas mental siswa dan meminimalisir masalah perundungan yang muncul di lingkup remaja sekolah. Pengabdian ini dilakukan dengan metode TOT (training of trainer) dengan jumlah peer conselor sebanyak 15 anak. Adapun skala yang digunakan ialah skala empatic listening dan Mental Health. Implikasi dari program ini dapat dijadikan acuan dan pemahaman bagi siswa siswi dalam Upaya mencegah dan meminimalisir kasus perundungan yang terjadi di kalangan siswa sekolah. Dengan dilakukannya pelatihan peer counseling dan seminar kesehatan mental dengan tema bullying di sekolah siswa dapat dengan aktif mempraktekkan apa yang mereka peroleh dari program pengabdian dengan harapan mampu membantu kinerja guru BK di sekolah.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin.Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative
2. Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and
3. publish articles.Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.