PENINGKATAN PENGELOLAAN USAHA HIMPUNAN WANITA PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PELATIHAN PERANCANGAN BISNIS DAN STRATEGI PROMOSI
DOI:
https://doi.org/10.36341/jpm.v7i3.4768Kata Kunci:
Rencana bisnis, Strategi promosi, UMKM, Himpunan wanita disabilitasAbstrak
Penyandang disabilitas merupakan kelompok rentan dalam masyarakat, terutama kaum wanita. Masih termarjinalkannya kaum disabilitas membuat mereka kesulitan dalam melakukan aktifitas ekonomi untuk menunjang kebutuhan hidupnya. Di Kota Bengkulu, penyandang disabilitas wanita berkumpul dalam himpunan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI). Organisasi ini berfungsi mewadahi kaum wanita difabel di Kota Bengkulu untuk mandiri secara ekonomi. Beberapa jenis usaha dikembangkan oleh organisasi ini namun perkembangan usaha belum mampu meningkatkan kesejahteraan anggota. Oleh karenanya peningkatan pengelolaan usaha HWDI merupakan suatu hal penting dalam mendukung inklusi dan pemberdayaan perempuan difabel. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode penyuluhan. Adapun tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para anggota HWDI dalam mengelola usaha mereka secara efektif dan berkelanjutan. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa ada perubahan pola pikir dalam menjalankan usaha, ada minat untuk memperbaiki pengelolaan usaha dan memperbaiki kemasan produk agar lebih menarik serta mau mencoba melakukan pendekatan berbeda dalam memasarkan produk.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin.Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative
2. Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and
3. publish articles.Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.