PENGOLAHAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK DARI LIMBAH BUAH DAN BIJI SALAK DI DUSUN KEDUNG SARI DESA MRANGGEN MAGELANG

Penulis

  • Yessi Jusman Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Ahmad Zaki Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • wikan tyassari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Ninda Rizqi Safitri Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.36341/jpm.v6i3.3107

Kata Kunci:

Pelatihan, Biji Salak, Kopi, Daging Salak.

Abstrak

Wilayah Kedungsari, Mranggen, menjadi salah satu produsen salak di wilayah Magelang. Dengan banyaknya produksi buah salak, banyak limbah buah salak dan biji salak yang dibuang. Pemanfaatan limbah diperlukan pengolahan dari limbah-limbah tersebut menjadi produk lain yang mempunyai nilai ekonomi. Pengabdian yang dilaksanakan memiliki tujuan memberikan edukasi kepada mitra (warga Kedungsari) sehingga limbah salak tersebut dapat diolah menjadi produk yang berguna bagi masyarakat. Kegitan ini dikuti sedikitnya 30 orang, dan mayoritas warga yang hadir adalah anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kedungsari. Untuk memperlancar kegiatan serta membantu PKK di Srumbung Mranggen juga diberikan sebuah alat penggiling biji salak untuk kelancaran pengembangan kompetensi dan juga sarana menghasilkan income rumah tangga dan juga masyrakat di Mranggen. Gambar.2 menunjukan grafik tingkat kepuasan warga/ peserta sosialisasi. Kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan pembuatan daging buah salak menjadi produk makanan dan biji salak menjadi kopi. Untuk membantu mempermudah mitra dalam mengolah biji salak, satu unit penggiling biji diberikan kepada mitra, untuk mendukung warga desa dalam mengolah biji salak. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan dailakukan dalam 2 bentuk pelatihan yaitu pelatihan pengoahan buah salak menjadi produk makanan dan pelatihan pengolahan biji salak untuk kopi. Kegitan ini dikuti sedikitnya 30 orang, dengan hasil survey sangat memuaskan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

H. Marsiati, A. P. Roswiem, T. Septiani, and D. Suseno, “Increasing Community Awareness Towards Halal And Thayyib Productsâ€, jpm, vol. 6, no. 1, pp. 30-37, Oct. 2022.

Suharso, M. A. Legowo, and A. Setiadi, “Strategi Pengembangan Salak Nglumut Bersertifikat Prima 3 Di Kabupaten Magelang,†J. Sos. Ekon. Pertan., vol. 1, no. November, pp. 181–189, 2020.

Etsahandy, N.A. and P. Setijanti, Konsep Perancangan Kawasan Desa Wisata Deling Aji Yogyakarta berbasis Lokalitas. Jurnal Sains dan Seni ITS, 2016. 5(2).

Brahmanto, E., H. Hermawan, and F. Hamzah, Strategi Pengembangan Kampung Batu Malakasari sebagai Daya Tarik Wisata Minat Khusus. Jurnal Media Wisata, 2017. 15(2).

Sunarjaya, I.G., M. Antara, and D.P.O. Prasiasa, Kendala Pengembangan Desa Wisata Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 2018: p. 215-227.

S. Afandi, M. Arif, S. Widiasari, and M. Afandi, “Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (Umkm) Cendawan House Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kota Pekanbaruâ€, jpm, vol. 3, no. 1, pp. 71-77, Oct. 2019.

L. Kusumadewi, A. Khusuma, and A. Agrijanti, “Pendampingan Pembuatan Sabun Cair Filtrat Lidah Buaya & Daun Mint Sebagai Sabun Antiseptik Pencegahan Covid-19 Pada Kader & Ibu Pkk Kelurahan Dasan Cermenâ€, jpm, vol. 5, no. 1, pp. 13-20, Oct. 2021.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-06-30

Cara Mengutip

Jusman, Y., Zaki, A., tyassari, wikan, & Safitri, N. R. (2023). PENGOLAHAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK DARI LIMBAH BUAH DAN BIJI SALAK DI DUSUN KEDUNG SARI DESA MRANGGEN MAGELANG. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 6(3), 224–232. https://doi.org/10.36341/jpm.v6i3.3107

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>