PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN DI DESA NGEPOSARI
DOI:
https://doi.org/10.36341/jpm.v7i1.3861Kata Kunci:
Limbah, Bonggol Jagung, Briket, Pupuk OrganikAbstrak
Salah satu sumber energi biomassa yang potensial untuk diolah adalah limbah pertanian. Melihat potensi dari budidaya jagung yang dimiliki masyarakat Desa Ngeposari, pengolahan limbah jagung dinilai memiliki peluang dalam segi ekonomi. Bonggol jagung telah dimanfaatkan warga untuk membuat bara api tanpa diolah lebih jauh. Limbah rumah tangga maupun limbah pertanian sering memberikan dampak negatif di kalangan masyarakat. Limbah yang merupakan produk sisa atau buangan selalu dianggap tidak dapat digunakan kembali. Sehingga limbah yang ada justru menumpuk dan berefek negatif. Pengolahan limbah dengan tepat dapat membuka peluang usaha baru. Limbah pertanian merupakan salah satu sumber energi biomassa yang memiliki nilai jual tinggi namun belum banyak dimanfaatkan. Melalui program pengabdian ini tim pengabdian menawarkan solusi untuk menghidupkan kembali UMKM yang ada di Desa Ngeposari, Gunung Kidul sekaligus untuk menambah peluang usaha yang ada di masyarakat. Beberapa pelatihan yang dilakukan untuk menambah keterampilan warga yaitu pelatihan pembuatan briket dari bonggol jagung dan pelatihan pembuatan pupuk organik.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of all journal manuscripts is held by the Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin.Formal legal provisions to access digital articles of electronic journal are subject to the provision of the Creative
2. Commons Attribution-ShareAlike license (CC BY-NC-SA), which means that Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin is rightful to keep, transfer media/format, manage in the form of databases, maintain, and
3. publish articles.Published manuscripts both printed and electronic are open access for educational, research, and library purposes. Additionally, the editorial board is not responsible for any violations of copyright law.
licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.