PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN DI DESA NGEPOSARI

Penulis

  • Yessi Jusman Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Ahmad Zaki Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Masayu Alya Nuraini
  • Wikan Tyassari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.36341/jpm.v7i1.3861

Kata Kunci:

Limbah, Bonggol Jagung, Briket, Pupuk Organik

Abstrak

Salah satu sumber energi biomassa yang potensial untuk diolah adalah limbah pertanian. Melihat potensi dari budidaya jagung yang dimiliki masyarakat Desa Ngeposari, pengolahan limbah jagung dinilai memiliki peluang dalam segi ekonomi. Bonggol jagung telah dimanfaatkan warga untuk membuat bara api tanpa diolah lebih jauh. Limbah rumah tangga maupun limbah pertanian sering memberikan dampak negatif di kalangan masyarakat. Limbah yang merupakan produk sisa atau buangan selalu dianggap tidak dapat digunakan kembali. Sehingga limbah yang ada justru menumpuk dan berefek negatif. Pengolahan limbah dengan tepat dapat membuka peluang usaha baru. Limbah pertanian merupakan salah satu sumber energi biomassa yang memiliki nilai jual tinggi namun belum banyak dimanfaatkan. Melalui program pengabdian ini tim pengabdian menawarkan solusi untuk menghidupkan kembali UMKM yang ada di Desa Ngeposari, Gunung Kidul sekaligus untuk menambah peluang usaha yang ada di masyarakat. Beberapa pelatihan yang dilakukan untuk menambah keterampilan warga yaitu pelatihan pembuatan briket dari bonggol jagung dan pelatihan pembuatan pupuk organik.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-10-30

Cara Mengutip

Jusman, Y., Zaki, A., Nuraini, M. A., & Tyassari, W. (2023). PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN DI DESA NGEPOSARI. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 7(1), 77–83. https://doi.org/10.36341/jpm.v7i1.3861

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>