Perancangan datawarehouse dan teknologi business intelligence untuk analisa penjualan pada perusahaan retail PT. ABC
DOI:
https://doi.org/10.36341/rabit.v5i2.1309Kata Kunci:
datawarehouse, business intelligence, nine steps kimball, ETLAbstrak
PT. ABC merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang retail. PT. ABC sudah memiliki 378 toko yang tersebar di Bali, Lombok, dan makassar. Saat ini PT. ABC memiliki sistem POS kasir dan warehouse management system untuk membantu menjalankan proses bisnisnya. Permasalahan yang sering terjadi adalah ketika data sudah semakin banyak, proses analisis data menjadi kurang optimal karena data yang diproses sangat banyak dan user yang menggunakan sistem semakin banyak. Dengan demikian diperlukan datawarehouse dan teknologi business intelligence untuk mengolah data dan memvisualisasikan data menjadi informasi yang dapat dengan mudah dianalisa oleh pemangku kepentingan. Metode pemodelan datawarehouse yang digunakan pada penelitian ini adalah metode nine steps kimball, untuk proses ETL digunakan tools dari pentaho data integration, dan proses visualisasi data digunakan tools power business intelligence agar dapat menampilkan data dalam bentuk grafik sehingga pemangku kepentingan dapat menganalisa data dengan cepat dan mudah. Penerapan datawarehouse dan teknologi business intelligence dapat digunakan dan menghasilkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan yang didapat pada analisa kebutuhan fungsional. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil pengujian black box yang sudah diterima oleh pemangku kepentingan PT. ABC.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Hak cipta dari semua manuskrip jurnal dipegang oleh RABIT: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab.
2. Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti bahwa RABIT: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab berhak untuk menyimpan, mentransfer media / format, mengelola dalam bentuk basis data, memelihara, dan menerbitkan artikel.
3. Naskah yang diterbitkan baik cetak maupun elektronik adalah akses terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain itu, dewan editorial tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hukum hak cipta.