ANALISIS KEBUTUHAN PERANCANGAN ULANG APLIKASI MOBILE TEMAN BUMIL MENGGUNAKAN FRAMEWORK SCRUM
DOI:
https://doi.org/10.36341/rabit.v6i2.1728Kata Kunci:
perancangan ulang, scrum, teman bumil, startup, healthtechAbstrak
Melihat potensi startup healthtech yang terus bermunculan di Indonesia, tentunya perusahaan harus terus menciptakan inovasi untuk tetap dapat bersaing dengan kompetitor yang sudah ada maupun yang akan hadir, salah satunya adalah dengan melakukan revamp atau proses untuk mengubah tampilan dan user journey. Seperti yang dilakukan salah satu perusahaan startup healthtech yakni PT. Global Urban Esensial pada salah satu produknya yaitu aplikasi Teman Bumil. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan proses perancangan ulang tampilan dan user journey pada aplikasi Teman Bumil dengan metode perancangan yang digunakan adalah framework Scrum. Tahapan Scrum yang dilakukan yaitu first meeting, sprint planning meeting, sprint, sprint review meeting dan sprint retrospective meeting. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi, observasi, dan wawancara yang kemudian data tersebut dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Melalui penelitian ini diketahui bahwa perancangan ulang dilakukan untuk mengubah tampilan dan memperbaiki experience dengan mempersingkat flow penggunaan aplikasi, serta proses dokumentasi perancangan aplikasi menggunakan panduan product requirements document yang terdiri dari tiga bagian utama, yaitu user requirements, halaman antarmuka, dan flowchart.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Hak cipta dari semua manuskrip jurnal dipegang oleh RABIT: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab.
2. Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti bahwa RABIT: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab berhak untuk menyimpan, mentransfer media / format, mengelola dalam bentuk basis data, memelihara, dan menerbitkan artikel.
3. Naskah yang diterbitkan baik cetak maupun elektronik adalah akses terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain itu, dewan editorial tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hukum hak cipta.