PENERAPAN METODE ROTOSCOPING DAN FRAME ELIMINATION PADA ANIMASI 2D TARI ZAPIN

Penulis

  • Rokhmatulloh Batik Firmansyah Universitas AMIKOM Yogyakarta
  • Dhimas Adi Saputra Universitas AMIKOM Yogyakarta
  • Chyntia Dianly Lukman Universitas AMIKOM Yogyakarta
  • Qashdan Aqil Al-Bajili Universitas AMIKOM Yogyakarta
  • Jimmy Cristian Universitas AMIKOM Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.36341/rabit.v9i2.4791

Kata Kunci:

Animasi, Rotoscoping, Frame Elimination, Tari.

Abstrak

Pertumbuhan industri animasi di Indonesia diprediksi akan terus berkembang. Hal ini bisa dilihat dari perkembangan animasi di Indonesia yang didominasi dengan animasi 2 dimensi dan 3dimensi dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus ditandai dengan banyaknya animator asal Indonesia yang sukses di kancah internasional. Umumnya animasi diterapkan pada gerakan gerakan karakter baik itu gerakan sederhana seperti berjalan, hingga gerakan kompleks seperti pertarungan. Dalam penerapannya pun, berbagai metode dapat digunakan asalkan bisa mewujudkan gerakan animasi yang sesuai dengan gerakan aslinya. Umumnya hal ini berhasil dilakukan dikarenakan dalam gerakan yang kompleks, kecepatan gerakan seolah mengaburkan detail animasi dari gerakan tersebut. Namun hal ini tidak berlaku pada salah satu jenis gerakan yang sangat jarang diangkat daam animasi, gerakan ini adalah gerakan menari. Alasan mengapa gerakan menari sangat jarang dianimasikan, dikarenakan tarian adalah salah satu rangkaian gerakan yang memiliki kecepatan rendah, sehingga detail-detail dalam setiap perubahan gerak pada satu tarian, bisa menhasilkan ratusan bahkan ribuan frame ketika dirubah menjadi bentuk animasi. Dalam memvisualisasikan seni tari dengan visual animasi bukanlah hal yang mudah, karena banyakanya frame yang harus dibuat agar tarian tersebut terlihat natural. Apalagi dengan menggunakan teknik animasi seperti frame by frame dan cutout, tentunya justru menambah panjang waktu pengerjaan dan kuantitas gambar yang dihasilkan. Sebenarnya, selain frame by frame dan cutout, masih ada teknik animasi lainnya yang bisa saja diterapkan untuk mengatasi masalah banyaknya frame dalam gerkan tari. Salah satu solusi untuk memvisualisasikan tarian dalam bentuk animasi. Yaitu dengan teknik rotoscoping yang bisa menjembatani seni tari dengan animasi. Rotoscoping ini meniru setiap perubahan gerak pada tari, dan merubahnya menjadi frame. Namun jika hanya menggunakan teknik ini, maka gambar yang dihasilkan masih akan terlalu banyak, sehingga itu perlu ditambahkan satu teknik lagi yaitu frame elimination. Untuk itu, penulis ingin mengamplikasikan teknik rotoscoping dalam pembuatan animasi tari zapin. Untuk mengetahui apakah seni tari dapat divisualisasikan dengan baik dengan teknik rotoscoping dan Frame Elimination.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Kemenparekraf. 2024. “Perkembangan Industri Animasi Di Indonesia Berpotensi Tembus Pasar Global.†Kemenparekraf. 2024. https://kemenparekraf.go.id/ragam-ekonomi-kreatif/perkembangan-industri-animasi-di-indonesia-berpotensi-tembus-pasar-global

Siswati Endah Damayanti. (2020). “Animasi 2D & 3D.†PT Kuantum Buku Sejahtera

Munib, et.all., (2022). Development of 2D Animation Learning Media Akhlakul Karimah Materials (Ukhuwah and Husnudzon), Jurnal Edukasi UNNES, 134-

HTTPS://UNITY.COM/TOPICS/WHAT-IS-2D-ANIMATION, Diakses Juni 2024.

Kumala Hadi, et.all., (2021). Perancangan Animasi 3D “Remember†dengan Metode Pose to Pose, Jurnal Nuansa Informatika, 14-20.

Ahmed, I., & Janghel, S. (2015). 3D Animation: Don’t Drink and Drive, International Journal of u-and e Service, Science and Technology, 415-426.

Atan, et.all., (2020). Perancangan Game Berbasis Android Untuk Memperkenalkan Adat Melayu Riau, Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab, Vol 5 No.1, 54-66.

Samsudin, et.all., (2022). Media Pembelajaran Bahasa IMAI (Indonesia, Mandarin, Arab, dan Inggris) Berbasis Multimedia, Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab, Vol 7 No.1, 64-70.

Syahputra Bayu, et.all., (2024). Perancangan Animasi 2D Mengenai Menstruasi Untuk Remaja Putri dengan Metode MDLC, Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab, Vol 9 No.1,15-28.

Binanto I., (2010). “Multimedia Digital.- Dasar teori dan Pengembangannya†Andi Offset, Yogyakarta.

Bendazzi, Giannalberto. (2018) "Quirino Cristiani, The Untold Story of Argentina's Pioneer Animator". Animation World Network.

Frank. H,. (2019) "Fram by Frame – A Materialist Aesthetics of Animated Cartoons". Ahmanson Murphy Imprint in Fine Arts.

Asmarani, Ratih (2020) "Pendidikan Seni Tari". LPPM UNHASY TEBUIRENG JOMBANG.

Lupiansyah, Ferzi, et all. (2018), Buku Ilustrasi Pengenalan Sejarah kesenian Zapin Untuk Anak Sekolah Dasar di Kepulauan Riau ,Jurnal Rekamakna Institut Teknologi Nasional.

EYR Pratiwi, R Asmarani., (2024). Kualitas Media Card Dance Untuk Pembelajaran Seni Tari di Lembaga Pendidikan, Jurnal Bidang Pendidikan Dasar 2,1-10.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-07-08

Cara Mengutip

[1]
R. B. Firmansyah, D. Adi Saputra, C. Dianly Lukman, Q. Aqil Al-Bajili, dan J. Cristian, “PENERAPAN METODE ROTOSCOPING DAN FRAME ELIMINATION PADA ANIMASI 2D TARI ZAPIN”, rabit, vol. 9, no. 2, hlm. 252–261, Jul 2024.

Terbitan

Bagian

Articles