IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY PADA MEDIA PENGENALAN PRODI SISTEM INFORMASI FST UINSU MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.36341/rabit.v7i2.2412Kata Kunci:
Augmented Reality, Media Pengenalan, Prodi Sistem Informasi, User Defined Target.Abstrak
Salah satu program studi di Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sumatera Utara Medan adalah Program Studi Sistem Informasi. Pada saat Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) atau yang biasanya disebut masa orientasi, pengenalan lingkungan kampus berupa fasilitas, gedung dan ruangan tidak begitu jelas dikarenakan hanya menggunakan video baik saat pengenalan secara langsung ataupun daring seperti masa pandemi saat ini, sehingga mahasiswa baru tidak dapat mengetahuinya secara detail. Aplikasi Augmented Reality (AR) dapat menjadi solusi untuk membuat pengenalan yang lebih jelas lagi ketimbang video. Metode pada aplikasi AR yang digunakan yaitu Markerless Augmented Reality (User Defined Target). Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman C# dan metode pengembangan Rapid Application Development. Tujuan dari penelitian dan pembuatan aplikasi ini yaitu memudahkan penggunanya (mahasiswa baru) untuk mendapatkan informasi mengenai lingkungan kampus. Pengguna dapat dengan mudah melihat fasilitas yang ada di Program Studi Sistem Informasi, denah gedung kampus IV UINSU Medan dan denah ruangan FST UINSU Medan secara langsung dari smartphone mereka dimana saja dan kapan saja tanpa harus bertanya ke bagian petugas di sekitar kampus. Informasi yang disampaikan pada aplikasi ini baik, mudah dan lancar digunakan serta pengujian mendapatkan hasil yang baik.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Hak cipta dari semua manuskrip jurnal dipegang oleh RABIT: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab.
2. Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti bahwa RABIT: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab berhak untuk menyimpan, mentransfer media / format, mengelola dalam bentuk basis data, memelihara, dan menerbitkan artikel.
3. Naskah yang diterbitkan baik cetak maupun elektronik adalah akses terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain itu, dewan editorial tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hukum hak cipta.