PERBANDINGAN SLM DAN DBM UNTUK MENGANALISA PENYUSUTAN NILAI PERALATAN LABORATORIUM KOMPUTER UNIVERSITAS ABDURRAB
DOI:
https://doi.org/10.36341/rabit.v4i1.591Abstrak
Universitas Abdurrab, sebagai salah satu instansi pendidikan di Riau yang memiliki laboratorium komputer yang terdiri dari peralatan komputer dan jaringan lokal. Peralatan komputer dan jaringan yang ada memiliki masa ekonomis, serta setiap tahunnya akan terjadi depresiasi atau penurunan nilai aset. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyusutan peralatan laboratorium komputer, menganalisa penyusutan nilai peralatan komputer dengan membandingkan metode penyusutan, merancang sistem yang sedang berjalan dan memberikan gambaran, masukan serta rekomendasi tentang penggunaan metode penyusutan. Metode penyusutan yang dikomparasikan dalam penelitian ini adalah straight line method dan declining balance method. Metode penyusutan straight line method mengestimasi biaya penyusutan aktiva selalu sama setiap tahunnya, sedangkan declining balance method mengestimasi biaya penyusutan pertahun aktiva cenderung menurun. Kesimpulan dari komparasi kedua motede penyusutan ini yaitu aktiva yang tidak memiliki nilai residu lebih sesuai menggunakan straight line method, sementara aktiva yang memiliki nilai residu dan aktiva yang tergantung pada volume produk lebih sesuai menggunakan declining balance method.
Kata Kunci: depresiasi, komparasi, straight line method, declining balance method
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Hak cipta dari semua manuskrip jurnal dipegang oleh RABIT: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab.
2. Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti bahwa RABIT: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab berhak untuk menyimpan, mentransfer media / format, mengelola dalam bentuk basis data, memelihara, dan menerbitkan artikel.
3. Naskah yang diterbitkan baik cetak maupun elektronik adalah akses terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain itu, dewan editorial tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hukum hak cipta.