Sistem Seleksi Penerimaan Siswa Baru Berdasarkan Cabang Olahraga Dengan Menggunakan Metode Promethee
DOI:
https://doi.org/10.36341/rabit.v5i2.1308Kata Kunci:
Sistem Seleksi, Metode Promethee, WebAbstrak
Sekolah Menengah Atas Negeri Olahraga merupakan sekolah tingkat menengah yang bertujuan untuk menyalurkan minat dan bakat siswa-siswi dari tingkat sekolah menengah pertama (SMP) di bidang olahraga. Di Riau sendiri hanya ada satu sekolah tingkat menengah di bidang olahraga, yaitu SMA Negeri Olahraga. Banyak siswa-siswi yang memiliki bakat dibidang olahraga yang telah lulus dari sekolah menengah tingkat pertama (SMP) berkeinginan masuk ke SMA Negeri Olahraga, namun SMA Negeri Olahraga memiliki kriteria-kriteria khusus untuk menentukan siswa yang berhak masuk ke SMA tersebut. Kriteria tersebut digunakan untuk menentukan cabang olahraga yang cocok bagi siswa berdasarkan kriteria yang dipenuhinya. Sistem dirancang menggunakan metode promethee. Promethee adalah suatu metode penentuan urutan (prioritas) dalam Multi Criterion Decisin Making (MCDM). Metode Promethee menggunakan kriteria dan bobot dari masing-masing kriteria yang kemudian diolah untuk menentukan pemilihan alternatif lapangan, yang hasilnya berurutan berdasarkan prioritasnya. Hasil penelitian, metode ini dapat membantu pihak sekolah menyeleksi siswa-siswi yang masuk ke SMA Negeri Olahraga dalam menentukan cabang olahraga yang cocok untuk siswa tersebut.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Hak cipta dari semua manuskrip jurnal dipegang oleh RABIT: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab.
2. Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti bahwa RABIT: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab berhak untuk menyimpan, mentransfer media / format, mengelola dalam bentuk basis data, memelihara, dan menerbitkan artikel.
3. Naskah yang diterbitkan baik cetak maupun elektronik adalah akses terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain itu, dewan editorial tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hukum hak cipta.